SURABAYA | duta.co – Anggota Komisi III DPR RI Adies Kadir telah menuntaskan 817 titik pengobatan gratis di Surabaya dan Sidoarjo. Caleg DPR RI Dapil Jatim 1  (Surabaya-Sidoarjo) nomor urut 1 ini menambah intensitas pengobatan gratis di wilayah Surabaya-Sidoarjo untuk menuntaskan target 1500 titik Pengobatan Gratis

“Pengobatan gratis ini merupakan program yang biasa dilakukan di rumah aspirasi Adies Kadir setiap hari Senin dan Kamis, dan sejak bulan Oktober lalu, saya menghadirkan pengobatan gratis di tengah masyarakat, sebagai upaya melayani langsung masyarakat surabaya-Sidoarjo dalam mendapatkan pelayanan kesehatan,” katanya, Selasa (12/3/2019).

Adies Kadir yang ditemui saat turun langsung bersama caleg Dapil V DPRD Surabaya, dr.Akmarawita Kadir melihat pengobatan gratis di dukuh Kupang, menyampaikan, pengobatan gratis kali ini merupakan titik ke 817 yang ia gelar dan dirinya akan menambah intensitas pengobatan gratis di surabaya-Sidoarjo.  Hal itu dilakukan untuk menuntaskan target 1500 titik pengobatan gratis untuk masyarakat.

“Pengobatan gratis ini digelar setiap minggu nya pada hari sabtu dan minggu di sejumlah titik di surabaya dan Sidoarjo,” ujarnya.

Sekertaris fraksi Golkar DPR RI ini menjelaskan, dalam pengobatan gratis ini masyarakat tidak hanya sekedar bisa memeriksakan dirinya secara gratis, tapi juga bisa melakukan cek kolesterol, asam urat, kencing manis dan lain nya. Pemeriksaan ini untuk mendeteksi penyakit yang diderita, sekaligus mendapatkan obat.

“Dan semuanya gratis, masyarakat juga dilayani langsung oleh para dokter, yang setiap titik terdapat 7 sampai dengan 10 dokter. tidak hanya itu di setiap lokasi pengobatan, juga disiapkan mobil ambulans untuk antisipasi jika ada masyarakat yang harus dibawa ke rumah sakit,” ungkap politisi yang juga ketua hukum dan HAM DPP Partai Golkar ini.

Adies Kadir menegaskan program pengobatan gratis ini akan terus dilakukan, bahkan sampai lima tahun kedepan jika kembali terpilih menjadi wakil rakyat. Karena program pengobatan gratis ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat dalam mendapatkan akses kesehatan secara gratis.

Selain itu juga sebagai upaya antisipasi untuk masyarakat dalam mendeteksi secara dini sakit yang mereka derita, tanpa harus menunggu parah lalu baru dilarikan ke rumah sakit.

“Dalam pengobatan gratis ini para dokter tidak sekedar melakukan pengobatan, tapi juga meminta masyarakat untuk bisa lebih mengerti hidup sehat, bisa berbudaya bersih, berbudaya sehat dengan begitu seluruh masyarakat surabaya-Sidoarjo lepas dari segala macam penyakit dan semuanya bahagia,” imbuh politisi yang juga ketua Mahkamah partai Golkar ini. azi

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry