
MALANG | duta.co – Plong! Akhirnya Presiden Prabowo Subianto, benar-benar hadir di acara Mujahadah Kubro Satu Abad Nahdlatul Ulama (NU) di Stadion Gajayana, Malang, Jawa Timur, Minggu (8/2/26). Kedatangan Prabowo seakan menjadi obat ketika panitia Harlah 1 Abad NU di Gelora Bung Karno (GBK) Jakarta, gagal mendatangkannya.
Di Malang ia disambut meriah jamaah yang memadati stadion. Prabowo tiba pukul 06.47 WIB. Prabowo tampak mengenakan baju koko putih lengkap dengan peci hitam. Ia menggunakan mobil kebanggaan Indonesia, Maung Limousine Garuda RI-1. Tampak Rais Aam PBNU Miftachul Akhyar dan Sekjen PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul) menyambut kedatangan Prabowo. “Alhamdulillah, beliau hadir,” celetuk seorang panitia.
Ratusan ribu nahdliyin pun spontan berdiri. Lalu, duduk membentuk shaf memenuhi area lapangan. Sementara jamaah lainnya duduk memadati area tribun. Mereka tampak antusias menyambut kedatangan Prabowo seraya melantunkan shalawat nabi. “Saya merasakan getaran hati saudara-saudara sekalian, merasakan keguyuban, apalagi saya tadi merasakan kuatnya tangan emak-emak dari NU ini,” begitu Prabowo mengawali pidatonya.

Ia hadir didampingi sejumlah pejabat, antara lain Ketua MPR Ahmad Muzani, Menteri Sekretaris Negara Prasetyo Hadi, Menteri Luar Negeri Sugiono, Sekretaris Kabinet Teddy Indra Wijaya, Kepala Badan Komunikasi Pemerintah Angga Raka Prabowo. Ada juga sejumlah pejabat yang sudah lebih dulu tiba, seperti Menteri Pertahanan Sjafrie Sjamsoeddin, Menteri Agama Nasaruddin Umar, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo, Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa, Wagub Jatim Emil Dardak.
Pidatonya Menggelegar
Menurut Prabowo, NU dalam usia 100 tahun kiprah pengabdianya sangat luar biasa. NU adalah pilar kebesaran Indonesia. Setiap kali negara dalam bahaya, NU selalu tampil untuk menyelamatkan negeri ini. “Proklamasi Kemerdeakaan RI memang di Jakarta. Tetapi diuji di Jawa Timur, diuji dalam pertempuran di Surabaya dan sekitarnya,” jelasnya.
Menurut Prabowo, negara tidak bisa maju, kalau pemimpinnya tidak rukun. “Saya selalu mengajak semua unsur, agar selalu bersatu. Boleh kita bertanding, tapi diujungnya semua pemimpim harus rukun, jaga persatuan dan kesatuan. Sejarah manusia mengajarkan kepada kita, tidak mungkin ada kemakmuran tanpa perdamaian, tidak mungkin ada perdamaian, kalau pemimpinnya tidak rukun. Baik pemimpin politik, ekonomi, intelektual, semua harus berpikir dan berjuang, mengabdi untuk kepentingan rakyat,” tegasnya.

Ia kemudian memberikan saran, bahwa, tidak boleh ada pemimpin punya dendam, benci, selalu mencari kesalahan pihak lain. “Guru-guru kita, kiai-kiai kita, leluhur kita mengajarkan ‘mikul duwur medem jero’. Berbeda tidak masalah, tapi cari kesamaan juga. Musyawarah mufakat itulah kepribadian bangsa Indonesia,” kataya.
Prabowo juga minta maaf kalau kelewat menggebu-gebu. “Maaf agak semangat, apalagi di depan warga Jatim, warga NU, harus semangat. Saya hadir di sini ingin menyampaikan. Intinya terima kasih NU, terima kasih Kiai, terima kasih Ulama dan seluruh nahdliyin semuanya. Peran NU menjaga kedamaian dan stabilitas Indonesia sangat luar biasa,” katanya.
Ia bercerita, sejak dilantik menjadi presiden, 20 Oktober 2024, ia disumpah menjalankan UUD 1945. Pertama, melindungi tumpah darah segenap bangsa Indonesia. “Saya terima mandat tersebut, melindungi artinya melindungi dari semua ancaman, baik fisik, kemiskinan, pelayanan kesehatan, ketidakadanya pendidikan. Itu tugas utama saya,” tegasnya.
Maka, ia terus menjaga seluruh kekayaan milik rakyat Indoensia. “Saya telah bersumpah, akan setia kepada rakyat Indonesia. Selama masih ada nafas di kandung badan saya, semua sumpah akan terlaksana, terutama dalam mengamankan kekayaan rakyat. Hanya dengan pengelolaan yang benar, kita bisa sungguh-sungguh sejahtera,” katanya.
Prabowo mengaku sudah mempelajari semua data, fakta. Ternyata kekayaan bangsa kita luar biasa. Masalahnya adalah apakah elit bangsa ini pandai nenjaga kekayaan tersebut. Ternyata saya menemukan bahwa terlalu banyak kekayaan kita yang tidak berhasil kita jaga. Terlalu banyak kekayaan negara yang dicuri, yang hilang dari tanah kita. Yang dibawa lari keluar negeri. Kita jangan takut dan jangan ragu mengatakan yang benar itu benar, yang salah itu salah.”
Prabowo juga lapor tentang pemberian Makan Bergizi Gratis (MBG) yang sudah mencover 60 juta anak. Tahun ini, bisa tembus 82,3 juta. Sementara 2 atau 3 tahun, pemerintah akan membangkitkan industri sebagai syarat negara maju. Hari ini, dibangun jutaan rumah murah, yang (harganya) terjangkau oleh rakyat. Selain itu, yang membanggakan terhitung 31 Desember 2025, Indonesia mencapai swasembada beras dan jagung.
Dan, juga “pertama kali Indonesia mendapat kehormatan bisa memiliki lahan di Makkah untuk dibangun Kampung Haji dan Umrah. Dijamin kita punya hunian yang layak. Ini kampung haji pertama. Tiga tahun lagi kita juga sudah punya 1000 kamar,” katanya. (leh)





































