SOSIALISASI : Camat Ngasem, Ir. Arif Budiyanto saat membuka sosialisasi dihadapan para kades (Muhamad Mahbub / duta.co)

KEDIRI | duta.co – Bertempat di Kantor Kecamatan Ngasem, kemarin digelar pertemuan dihadiri para kepala desa termasuk yang terpilih dalam Pilkades Serentak. Hadir sebagai narasumber, anggota Tim Percepataan Pertimbangan Pembangunan (TP3) Kabupaten Kediri, Agus Edi. Dijealaskan Camat Ngasem, Ir. Arif Budiyanto merupakan sosialisasi Penyelenggaraan Pemerintah Desa sesuai Peraturan Bupati Nomor 5 tahun 2019 terkait Kewenangan Desa.

Menjelang digelarnya Musyawarah Rencana Pembangunan Desa (Musrenbangdes), para kades di wilayah Kecamatan Ngasem dihadirkan demi sukseskan acara dan pelaksanaan pembangunan di Tahun Anggaran 2020. Hal ini disampaikan Camat Ngasem dikonfirmasi usai acara. Meski dihadiri anggota TP3, namun tidak terdengar materi yang menyinggung majunya pasangan Mujahid dan Eko Ediono, akan maju dalam Pilkada Serentak.

“Materinya pengelolaan, pembinaan dan pelayanan yang ada di desa, kemudian terkait komitmen atas pengisian perangkat desa kita berikan pembekalan. Kami sampaikan cara penyusun anggaran dan perencanaan kegiatan,” jelasnya.

Sementara Agus Edi, dihadapan undangan menyampaikan materi terkait Revolusi 4.0, dimana kini era internet ini semua bentuk pelayanan online. “Intinya menyongsong revolusi industri 4.0 atau era internet. Jadi penyelenggaraan pemerintahan ke depan itu harus mengikuti perkembangan jaman. Seperti pelayanan pemerintahan semuanya serba online, memudahkan masyarakat kita,” terangnya.

Menanggapi rencana undangan dari Komisi A terkait anggaran dipergunakan TP3 selama ini, Agus Edi menyatakan belum tahu kabar tersebut. “Saya tidak tahu itu,” ucapnya.  Disinggung terkait kabar calon diusung Ketua TP3, Ir. H. Sutrisno, mantan Ketua KPU Kabupaten Kediri ini menjelaskan jika saat ini masih tahapan rekrutmen.

“Kami tidak ada titipan, sampai hari ini belum ada calon. Karena memang tahapannya itu masih rekrutmen dari partai itu pun masih membuka. Pencalonan itu tidak harus melalui partai, kan bisa juga perseorangan. Artinya hari ini sampai dengan menjelang hari H itu perlu disosialisasikan secara terus menerus,” jelasnya, tanpa bertujuan memperkenalkan pasangan Mujahid dan Eko Ediono. (bub/nng)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry