PELATIHAN : Satgas Covid-19 mendapatkan pelatihan dari dr. lisna dan bu anita perwakilan IDI Malang untuk melakukan disinfektanisasi pada fasilitas umum. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co – Aksi cepat tanggap malang bekerjasama dengan IDI (Ikatan dokter Indonesia) Malang dalam melakukan pencegahan virus Corona diwilayah kota Malang dan sekitarnya. Pada 17 maret 2020 pagi relawan MRI – ACT Malang yang tergabung dalam satgas Covid-19 mendapatkan pelatihan dari dr. lisna dan bu anita  selaku perwakilan IDI Malang untuk melakukan disinfektanisasi pada fasilitas umum.

Pelatihan disinfektanisasi dilaksanakan dan difasilitasi oleh Puskesmas Polowijen, Kecamatan Blimbing Malang. Setelah semua satgas covid-19 sudah dinyatakan layak untuk melakukan disinfektanisasi maka tim satgas akan langsung bergerak.

“Pergerakan virus corona sangat cepat, maka ACT harus lebih cepat untuk mencegah,” Jelas Iqrok selaku Humnity staff program.

Pelatihan ini meliputi teori – terori seputar pecegahan virus corona, pola hidup sehat, pembuatan larutan diinfektanisasi dengan bahan hydrogen peroxide dan natrium hipoklorit serta praktik langsung pembersihan area yang rawan penyebaran virus corona dengan alat semprot.

Harapannya setelah melakukan pelatihan dan disinfektanisasi ACT Malang dapat menginspirasi masyarakat agar bisa turut andil dalam melakukan sosialisasi dan pencegahan wabah Virus Corona ini. “Harapannya bukan cuma melakukan disinfektanisasi, tapi ACT juga menginspirasi warga untuk ikut andil,” tambah Iqrok.

Rencana target fasilitas umum yang diprioritasikan untuk disinfektanisasi adalah sekolah dan masjid mengingat kedua tempat merupakan pusat perkumpulan massa yang masih ramai aktifitas kegiatan. Selain melakukan disinfektanisasi fasilitas umum, ACT Malang juga memfasilitasi dan mengupayakan  untuk melakukan sosialisasi pencegahan virus corona kepada masyarakat malang. dah

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry