VAKSINASI : Kepala Smamda Surabaya, Astajab menyaksikan proses vaksinasi bagi siswa-siswinya, Senin (30/8/2021). DUTA/wiwik

SURABAYA | duta.co – SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya menggelar vaksinasi untuk 870 siswa-siswinya, Senin (30/8/2021).

Vaksinasi dosis pertama sinovac ini digelar di sekolah dengan melibatkan Dinas Kesehatan Jawa Timur dan Puskesmas Pucangsewu.

Jumlah dosis dikatakan Kepala Smamda Surabaya, Astajab sudah sesuai dengan permintaan dari pihak sekolah. “Siswa kami ada 1.230 tapi, karena ada yang sebagian sudah vaksin, jadi yang kami fasilitasi 870 siswa. Alhamdulillah permintaan kami dipenuhi dan sesuai dengan jumlah siswa,” ujar Astajab di sela vaksinasi.

Vaksinasi ini, dikatakan Astajab semua dikhususkan bagi siswa. Karena untuk guru dan tenaga kependidikan, sebelumnya sudah divaksinasi. “Sudah lengkap dua kali guru dan tenaga kependidikan,” tambahnya.

Vaksinasi dengan menerapkan protokol kesehatan yang sangat ketat ini disambut antusias para siswa. Apalagi, siswa kelas X dan XI yang belum pernah datang ke sekolah untuk tatap muka. Salah satunya Errina Naila, siswa kelas X MIPA.

Errina datang dengan senang karena dia bisa sekaligus melihat ruang kelasnya. “Tidak mikir disuntiknya sakit apa tidak, yang penting saya bisa ke sekolah dan melihat ruang kelas,” ungkapnya.

Dengan proses vaksinasi ini, ada harapan Smamda Surabaya akan menggelar pertemuan tatap muka (PTM). Dikatakan Astajab, PTM diperkirakan akan digelar pada minggu depan sesuai instruksi dari pemerintah baik pusat maupun daerah.

“Kata Kemendikbud untuk tatap muka, yang penting berada di level PPKM satu hingga tiga dan semua tenaga pendidikan dan kependidikan sudah divaksin. Kalau siswa belum divaksin itu bisa bertahap,” jelasnya.

Untuk menuju PTM terbatas pada minggu depan, Astajab mengaku sudah mempersiapkan hal-hal yang dibutuhkan. Izin dari Dinas Pendidikan Jawa Timur, Dinas Kesehatan serta dari para orang tua siswa.

“Kita tetap menggelarnya secara hybrid. Separuh di sekolah, separuh di rumah di mana yang di rumah tetap bisa interaksi dengan guru dan teman-temannya. Yang masuk ke sekolah akan bergantian setiap siswa. Satu siswa akan ke sekolah dua hari seminggu,” tutur Astajab. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry