Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Moch Kamil saat melakukan sidak penyaluran bansos sembako (BPNT) di agen BNI 46, H Sholehan Guminingrejo Kecamatan Tikung, Kamis (29/07).

LAMONGAN | duta.co – Dinas Sosial Kabupaten Lamongan melakukan sidak langsung penyaluran Bantuan Sosial Sembako, Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) ke beberapa e-Warung atau Agen BNI 46 yang ada di Lamongan.

Sidak dilakukan guna memastikan penyaluran bansos sembako berupa beras, telur, buah-buahan, kacang hijau dan bawang merah yang diterima oleh KPM berjalan dengan lancar dan kualitasnya juga bagus.

Kepala Dinas Sosial Kabupaten Lamongan, Moch Kamil mengatakan, bansos sembako pada bulan ini diberikan kepada masing-masing keluarga penerima manfaat terhitung ada tiga bulan, yaitu bulan Juli, Agustus dan September.

“Jadi bulan ini dirapel tiga bulan. Semoga bansos ini bisa membantu dan juga bermanfaat untuk masyarakat saat masa sulit di tengah pandemi seperti sekarang ini,” kata Kamil kepada KPM di agen 46 H. Sholehan Guminingrejo Tikung, Kamis (29/07).

Kamil mengungkapkan, jumlah keseluruhan KPM di Lamongan yang menerima bansos sembako (BPNT) ada sebanyak 71.055 KPM. Itu data update yang diterima Dinsos Lamongan dari Kemensos per hari ini.

“Ada tambahan sekitar 8 ribu KPM, sebelumnya hanya 63 KPM. Insya Allah dari total 71.055 KPM tersebut, mulai hari ini hingga tanggal 30 Juli besuk, dipastikan sudah menerima bansos semuanya,” ungkap Kamil.

Lebih lanjut Kamil menuturkan, bansos pada masa PPKM Darurat saat ini, yang digelontorkan oleh pemerintah pusat melalui kemensos ada 9 item, diantaranya, Sembako, PKH, BST, PKH Bulog, BSB PKH, BSB BST, BSB Mensos, BSB Dinsos Provinsi dan lainnya.

“Saya berharap semua penyaluran bansos untuk KPM di Lamongan bisa berjalan dengan lancar, dan kualitas yang diterima oleh KPM juga sangat baik. Pada waktu penerimaan bansos, tetap mematuhi protokol kesehatan,” tandasnya.

Dia berpesan, agar bansos sembako berupa beras dan komoditas lainnya yang diberikan selama tiga bulan ini, jangan sampai dijual. Digunakan sebaik-baiknya buat kebutuhan sekeluarga, mengingat saat ini masih masa PPKM Darurat.

“Saat ini kan masih bulan Juli, jadi nanti di bulan selanjutnya tolong diingat-ingat bahwa bantuan sudah dirapel selama tiga bulan, biasanya kalau soal bantuan masyarakat selalu lupa,” imbuh Kamil.

Salah satu KPM asal Tikung, Sofiathun mengatakan, hari ini pihaknya menerima bansos sembako (BPNT) berupa beras sebanyak 3 kantong totalnya 42kg, telur 3kg, buah apel, kacang hijau, dan bawang merah.

“Kualitas berasnya juga sangat baik, saya merasa sangat terbantu sekali. Terima kasih atas bantuan yang sudah diberikan oleh pemerintah kepada kami warga Lamongan,” ucap Sofiathun.

Dia menambahkan, teman-teman KPM lainnya saat mengambil bantuan sembako di agen BNI 46 atau e-Warung, juga selalu menerapkan protokol kesehatan, termasuk memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan. (ard)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry