STOK AMAN : Pekerja di Terminal Pengisian BBM sedang melakukan pengisian bahan bakar ke tangki-tangki Pertamina untuk dikirimkan ke berbagai daerah di Jawa Timur. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co  –  Menghadapi bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina Marketing Operation Region V (MOR V) memastikan stok bahan bakar minyak (BBM) aman.

Pertamina MOR V pun melakukan langkah antisipatif untuk memenuhi lonjakan kebutuhan masyarakat di bulan besar umat Islam ini.

Dalam rilisnya, Pertamina MOR V mengatakan konsumsi normal harian BBM untuk wilayah Jawa Timur baik gasoline (premium + pertamax series) dan gasoil (solar/bio+ dex series) berada pada kisaran volume 18.286 kilo liter (KL).

Saat bulan Ramadan dan Hari Raya Idul Fitri 1439 H, Pertamina memprediksi terjadi peningkatan konsumsi sekitar 5 persen hingga 14 persen  untuk produk BBM.

Diprediksi puncak peningkatan konsumsi BBM tersebut akan terjadi pada 9 dan 10 Juni 2018.

Dari data Pertamina MOR V untuk premium kondisi biasa konsumsi mencapai 2.280 KL per hari dan dipresikdi pada Ramadan dan lebaran mencapai  2.599 KL/hari.

Pertalite kondisi normal konsumsi mencapai 7.021 KL per hari dan dipresikdi pada Ramadan dan lebaran mencapai  8.004  KL/hari.

Untuk Pertamax saat kondisi normal konsumsi mencapai 3.139 KL per hari dan saat Ramadan dan lebaran diprediksi 3.578 KL per hari.

Untuk Pertamax Turbo saat kondisi normal konsumsi mencapai  113 KL per hari dan saat Ramadan dan lebaran diprediksi 130 KL per hari.

Solar pada kondisi normal konsumsi mencapai   5.492 KL per hari dan pada Ramadan dan lebaran diprediksi mencapai 5.217 KL per hari.

Sementara untuk Dexlite konsumsi akan naik menjadi 176 KL per hari di bulan Ramadan dan lebaran dari  konsumsi biasa sebesar 155 KL per hari.

Begitupun untuk Pertamina Dex juga akan mengalami  kenaikan dari 80 KL per hari di hari biasa menjadi 85 KL hari di bulan Ramadan dan lebaran.

Selain menyiapkan penambahan stok, Pertamina juga melakukan upaya lainnya seperti  pembentukan tim Satgas khusus.

“Satgas khusus ini bertugas memantau dan mengkondisikan kelancaran penyaluran BBM dan LPG,” ujar General Manager Pertamina Marketing Operation Region V Ibnu Chouldum, Rabu (16/5).

Tim Satgas ini akan beroperasi pada H-14 hingga H+7 Idul Fitri. Selain itu juga menyediakan SPBU Kantong  atau mobile storage di 11 Titik SPBU di Jawa Timur.

Penyediaan kiosk Pertamax yang akan disediakan di  delapan titik rest area di Jawa Timur serta menyiapkan motorist Bahan Bakar Khusus (BBK) di ruas tol dan non tol. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.