Sendratari yang digelar UKM Tari STIE Perbanas Surabaya. DUTA/istimewa

SURABAYA | duta.co – Puluhan mahasiswa STIE Perbanas terlibat dalam Pagelaran Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) Tari pada Kamis (10/5) malam.

Di Panggung Auditorium Kampus 1 Jalan Nginden mereka memeriahkan pementasan yang memasuki tahun kedua ini.

Selama 40 menit berlangsung, keseruan pun semakin lengkap ketika cerita yang dihadirkan mengusung budaya daerah dengan cerita berjudul Calon Arang.

Manajer UKM Tari, Ranny Wahyuni Putri mengatakan pagelaran ini merupakan kegiatan untuk memperingati Hari Tari Dunia yang jatuh pada 29 April lalu.

Konsep tahun ini lebih mengarah ke budaya Bali, walapun Calon Arang aslinya dari Kediri, namun lebih terkenal di daerah Bali.

“Setiap tahun UKM Tari menampilkan budaya daerah yang berbeda-beda karena kami ingin mengenalkan tradisi di tiap-tiap daerah yang memiliki ciri khas tarian yang berbeda pula,” jelas Ranny di sela acara pagelaran.

Lebih lanjut Ranny bercerita, nuansa pagelaran yang ditampilkan mengandung unsur magic yang cukup kuat. Para penari pun membawakan tariannya cukup khidmat sehingga mampu menghipnotis setiap pengunjung yang menyaksikannya.

”Dilihat dari ceritanya, tahun ini kita lebih ke magic dan agak lebih sacral sehingga berbeda dari tahun sebelumnya yang lebih ke asmara,” ceritanya.

Pihaknya pun berharap, UKM Tari STIE Perbanas Surabaya semakin dikenal oleh masyarakat luas. Selain itu, mahasiswa STIE Perbanas Surabaya, khususnya yang menggeluti dunia tari ini mampu melestarikan budaya tari di Indonesia.

”Harapannya UKM Tari STIE Perbanas semakin eksis di kalangan masyarakat internal maupun eksternal dan bisa melestarikan budaya tari agar tidak punah,” kata Ranny yang juga pemeran Calon Arang ini.

Sementara itu, Wakil Ketua Bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama, Dr. Sasongko Budisusetyo, M.Si., sangat mengapresiasi kerja keras yang dilakukan segenap tim UKM Tari.

Dikatakannya di STIE Perbanas Surabaya memang tidak ada kurikulum tentang pembelajaran tari, namun karya-karya mahasiswa dari UKM Tari sangat membanggakan kampus Ekonomi ini.

”Kami sangat mengapresiasi kinerja UKM Tari yang sangat luar biasa menyuguhkan penampilan ini. Meski tidak ada kurikulum tentang tari, tetapi kerja keras mereka sangat membanggakan,” ujarnya.

Diketahui, cerita tentang Calon Arang sangat terkenal di Jawa dan Bali. Calon Arang merupakan seorang janda sakti di masa Raja Airlangga dari Kediri.

Ia memiliki gadis cantik jelita, namun tidak ada satu pun pemuda yang berani menikahinya karena ibunya seorang penyihir sakti mandraguna.

Calon Arang pun melakukan perbuatan sangat jahat dengan menyebarkan wabah penyakit di tengah masyarakat.

Lantas, Raja Airlangga menugaskan Empu Baradah yang cerdik untuk mengalahkan Calon Arang dengan cara mengutus muridnya merebut buku mantra dimiliki oleh Calon Arang.

Akhirnya, buku mantra berhasil direbut dan Calon Arang berhasil dibinasakan. ril/end

Tinggalkan Balasan