Museum paling populer di Jakarta adalah Museum Nasional. Museum ini dulu disebut sebagai Museum Gajah. (dok/duta.co)

Jakarta memang kota metropolitan. Selain padat penduduk, berbagai fasilitas pelengkap kehidupan ada di Jakarta. Dari mulai fasilitas yang berhubungan dengan kegiatan industri, kegiatan perdagangan, kegiatan perbankan, kegiatan pendidikan, hingga kegiatan hiburan.

Museum adalah contoh darifasilitas kehidupan yang ada di Jakarta. Selain terkait dengan kegiatan pendidikan, museum kini juga dinikmati sebagai fasilitas hiburan. Sebab selain dipakai untuk belajar anak-anak sekolah dan mahasiswa, museum juga bisa didatangi siapa pun untuk berwisata. Museum apa sajakah yang ada di Jakarta itu? Berikut ini museum yang ada di Jakarta yang wajib kita tahu, yang bisa dijadikan sebagai tempat untuk berwisata.

  1. Museum Nasional

Museum paling populer di Jakarta adalah Museum Nasional. Museum ini dulu disebut sebagai Museum Gajah. Hal ini karena di halaman utamanya terdapat patung gajah yang sangat besar. Di dalam mueseum Nasional terdapat banyak koleksi prasasti serta arca-arca, yang merupakan bukti peninggalan berbagai kerajaan yang pernah ada di Indonesia. Selain itu, di museum ini juga dipajang berbagai artefak serta kerajinan purba yang pernah ditemukan di seluruh wilayah di Indonesia. Tak berhenti sampai di situ saja, di Museum Nasional juga, di waktu-waktu tertentu diagendakan berbagai macam pertunjukan. Dari mulai pertunjukan theater keliling hingga pertunjukan seni yang lainnya.

  1. Museum di Tengah Kebun

Ini adalah museum yang unik. Sebab museum ini dibangun di tengah kebun seluas 3.500 m2. Meskipun museum yang dulunya merupakan rumah pribadi dan akhirnya menjadi museum yang juga dimliki secara pribadi oleh seorang tokoh periklanan modern Indonesia, yakni Sjahrial Djalil, siapa pun bisa masuk ke dalamnya. Berbagai macam benda dipajang di museum ini. Dari mulai patung, topeng, fosil kayu, hingga fosil kerang dari dalam negeri dan luar negeri ada di tempat ini sejak tahun 2009.

  1. Museum Taman Prasasti

Diperlukan keberanian yang besar untuk bisa masuk ke dalam museum yang satu ini. Bagaimana tidak, sebab di dalam museum yang awalnya merupakan komplek pemakaman elit di masa penjajahan Belanda ini terdapat beraneka ragam benda bersejarah yang mungkin bagi sebagian orang itu menyeramkan. Ada batu nisan tokoh-tokoh terkenal,hingga ke peti jenazah dari Presiden Soekarno. Bahkan Soe Hok Gie, aktivis mahasiswa dari Universitas Indonesia yang terkenal itu juga dimakamkan di tempat ini.

  1. Museum Katedral

Orang awam mungkin hanya menganggap gereja yang berdiri megah ditengah kota Jakarta itu hanya sebagai gereja saja. Padahal di dalamnya, tepatnya di lantai 2, terdapat museum bergaya gothic yang sangat unik. Isinya tentu saja beraneka ragam benda keagamaan umat Katolik. Dan siapa saja yang ingin mengetahui perkembangan agama Katolik di Indonesia, wajib mendatangi Museum Katedral ini.

  1. Museum Seni Rupa dan Keramik

Museum Seni Rupa dan Keramik dulunya merupakan Kantor Dewan Kehakiman pada Benteng Batavia. Ya, di masa Pemerintah Hindia Belanda. Dan diresmikan sebagai Museum Seni Rupa dan Keramik itu sejak tahun 1990.

Di museum in tersimpan banyak sekali karya seniman-seniman Indonesia. Dari senimanzaman tahun 1800-an hingga sekarang. Karya-karya Raden Saleh, Affandi, seniman di masa Hindia Belanda, hingga seniman modern.

Ah ya, jika hendak datang ke museum ini, jangan lupa juga untuk mampi ke museum lain yang berdekatan, sebab tempatnya masih satu komplek, yaitu di Kota Tua. Museum-museum tersebut antara lain Museum Fatahillah, Museum Bank Mandiri, Museum Bank Indonesia, Museum Bahari serta Museum Wayang.

  1. Museum Hakka

Museum lain yang bisa didatangi dalam waktu yang sama sekaligus beberapa museum adalah Museum Hakka. Letaknya yang berada di komplek Taman Mini jelas membuatnya demikian. Siapa pun yang ingin mengetahui kisah perjalanan orang-orang Tionghoa ke Indonesia, peranannya di masa penjajahan, tokoh-tokoh Tionghoa yang bersejarah, hingga benda-benda bersejarahnya kudu banget datang ke museum ini. Barulah, setelah dari sini kita bisa mengunjungi Museum Perangko, Museum Ilmu Pengetahuan dan Teknologi, Museum Listrik dan Energi Baru, Museum Asmat, sertamuseum-museum lainnya yang memang terdapat di komplek TMII.

Itu dia 6 museum di Jakarta yang wajib diketahui. Selain tentunya masih banyak museum lain yang ada di Jakarta. Anak-anak, orang dewasa, bahkan lansia bisa masuk ke museum-museum ini. Akan tetapi, dari museum tersebut ada museum yang harus reservasi terlebih dahulu dikarenakan aturan. Ikuti saja aturannya.

Cek harga tiket Susi Air jika ingin ke Jakarta menggunakan pesawat terbang. Tapi pastikan untuk menerapkan protokol kesehatan dengan disiplin. Supaya kita tetap sehat, perjalanan nyaman, dan menikmati museum dengan tenang. Imm

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry