JALUR MANDIRI : Peserta ujian mandiri saat mengikuti ujian CBT di laboratorium komputer di Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya, Senin (17/7). DUTA.co/endang  

SURABAYA|duta.co  – Sebanyak 6.363 peserta mengikuti Seleksi Penerimaan Mahasiswa Baru (SPMB) jalur Mandiri Universitas Islam Negeri (UIN) Sunan Ampel Surabaya. Tes resmi digelar mulai  Senin (17/7)  hingga Kamis (27/7). SPMB Mandiri yang untuk kali kedua digelar berbasis Computer Based Test (CBT) ini menggunakan 10 lokal ruangan di dua lokasi berbeda, yakni delapan ruangan Laboratorium Integrated dan 2 ruangan Laboratorium Komputer Fakultas Tarbiyah dan Keguruan.

Bagi peserta yang nantinya dinyatakan lulus Tes tahap I CBT ini, wajib mengikuti Tes tahap II Ujian Lisan yang secara serentak akan dilaksanakan pada, Rabu (2/8) mendatang. Wakil Rektor Bidang Akademik dan  Kelembagaan, Dr. M. Syamsul Huda, M.Fil.I, yang juga selaku Ketua Panitia Pelaksana SPMB Mandiri mengatakan, persiapan telah dilakukan secara matang. Apalagi kegiatan SPMB Mandiri merupakan kegiatan rutin tahunan, yang secara umum keseluruhan proses yang dilakukan sama.

Ditambah lagi, pengalaman menyelenggarakan tes CBT bukalah kali pertama bagi UIN Sunan Ampel Surabaya, sehingga tidak banyak kendala berarti yang dihadapi selama proses persiapan, dan harapannya pada pelaksanaan nantinya. “Karena sudah berpengalaman dengan CBT, hanya perlu penyesuaian di beberapa hal terkait teknis pelaksanaan,” ujar Drs. Syamsul Huda.

Lebih lanjut tekait teknis pelaksanaan, Drs. H. Rijalul Faqih, M.Si., MEI., Kepala Bagian Akademik sekaligus Sekretaris Panitia SPMB Mandiri UIN Sunan Ampel Surabaya menyampaikan, khusus untuk pelaksanaan SPMB Mandiri di tahun 2017 ini berbagai penyesuaian memang dilakukan sebagai evaluasi dari pelaksanaan di tahun 2016. Selain menambah lokal ruang ujian, berbagai penyesuaian lain, seperti interval ujian yang diperpendek menjadi hanya 10 hari dibanding sebelumnya yang digelar selama 16 hari, menambah sesi ujian dari 2 menjadi 3 kali, juga durasi ujian yang dipersingkat menjadi 75 menit untuk Tes Kemampuan Dasar (TKD) dari 90 menit waktu sebelumnya.

Selain itu, guna memudahkan pelaksanaan ujian, pihak panitia juga telah menugaskan sedikitnya 270 orang pengawas dan 30 teknisi untuk bersiaga selama ujian digelar. Kaitannya dengan kuota per ruangan setiap harinya, Drs. Rijal merincikan, tiap ruangan di Laboratorium Intergrated berkapasitas 22 peserta. Sedangkan di Laboratorium Komputer FTK, satu ruangan berkapasitas 28 peserta, dan satu ruangan lagi untuk 18 peserta. “Sehingga total per sesi, akan ada sekitar 222 peserta yang akan mengikuti tes SPMB Mandiri, dikalikan 3 menjadi sekitar 666 orang per hari” ujar Drs. Rijal mengkalkulasikan.

Drs. Rijal juga menjelaskan, bahwa jumlah pendaftar SPMB Mandiri tahun ini tercatat diluar prediksi panitia yang memperkirakan angka maksimal di 5.000 pendaftar berdasarkan perkiraan tahun 2016 yang sekitar 4.697 pendaftar. Sehingga dapat dikalkulasikan ada peningkatan jumlah sekitar 35 persen jumlah Camaba yang mendaftar melalui jalur SPMB Mandiri. Meskipun notabenenya, pada jalur ini kuota yang disediakan UIN Sunan Ampel Surabaya relatif kecil, yakni hanya sekitar 20 persen. “Berdasarkan prosentase ini setelah dikurangi jumlah maba yang diterima dari jalur nasional maka untuk jalur Mandiri yang akan diterima di prodi agama sebanyak 560 maba dan 466 maba untuk prodi umum,” terang Drs. Rijal. Mengingat, UIN Sunan Ampel Surabaya memiliki sebanyak 24 prodi agama dan 17 prodi umum.

Sehingga, total keseluruhan Maba yang diperkirakan masuk ke UIN Sunan Ampel Surabaya tahun 2017 dari semua jalur adalah 4.385 Maba. Jumlah tersebut terus meningkat dalam tiga tahun terakhir, dimana pada tahun 2016 sekitar 4.373 Maba, dan tahun 2015 yang hanya sekitar 3.606. Sementara itu, terkait prodi yang paling diminati pada SPMB Mandiri 2017, Drs. Rijal menambahkan, khusus untuk prodi yang berada pada pilihan pertama diantaranya Prodi Ekonomi Syariah sebanyak 453 pemilih, Managemen 430 pemilih, Ilmu Komunikasi 429 pemilih, Pendidikan Agama Islam 401 pemilih, dan Psikologi 404 pemilih.  (end)

 

 

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan