SURABAYA | duta.co – Suasana haru dan bahagia mewarnai prosesi Wisuda Telkom University Kampus Surabaya yang digelar pada Sabtu (24/10/2026). Sebanyak 586 lulusan program sarjana (S1) resmi dikukuhkan oleh Rektor Telkom University, Prof. Dr. Suyanto, S.T., M.Sc.

Wisuda menjadi penanda berakhirnya perjalanan akademik sekaligus awal bagi para lulusan untuk mengimplementasikan ilmu, pengalaman, dan kompetensi yang telah diperoleh. Dalam sambutannya, Prof. Suyanto mengingatkan bahwa keberhasilan tidak hanya diukur dari pencapaian akademik, tetapi juga dari kontribusi nyata bagi masyarakat.

Sebanyak 586 wisudawan berasal dari 11 program studi, meliputi Bisnis Digital, Informatika, Rekayasa Perangkat Lunak, Sains Data, Sistem Informasi, Teknik Elektro, Teknik Industri, Teknik Komputer, Teknik Logistik, Teknik Telekomunikasi, dan Teknologi Informasi.

Dari jumlah tersebut, 6 lulusan meraih predikat Summa Cum Laude dan 101 lulusan memperoleh predikat Cum Laude. Selain prestasi akademik, kampus juga memberikan penghargaan kepada lima lulusan berprestasi di bidang kemahasiswaan, inovasi, dan kewirausahaan, yaitu Nur Azizah Rosidah, Muhammad Falah Alfath, Cisa Valentino Cahya Ramadhani, Daniswara Hidayatullah, dan Zenkey Soma Mahendra. Melalui pembacaan Janji Lulusan, para wisudawan diharapkan senantiasa menjunjung integritas, profesionalisme, kolaborasi, dan semangat memberikan manfaat bagi sesama.

Dalam sambutannya, Prof. Suyanto menyampaikan arah pengembangan Telkom University menuju National Excellence Entrepreneurial University berbasis Safe AI pada 2028.

“Safe AI mengacu pada prinsip Secure/Sustainable, Accurate, Fair/Fast, dan Explainable Artificial Intelligence. Pendekatan ini menjadi bagian dari upaya universitas dalam merespons perkembangan kecerdasan artifisial (AI) serta mendorong pemanfaatan teknologi yang aman, bertanggung jawab, dan memberikan manfaat nyata.” Jelas Prof. Suyanto.

Pengembangan Safe-AI tersebut juga selaras dengan nilai-nilai yang dijunjung Telkom University, yaitu harmony in holistic life, excellence in empathic ethics, dan integrity in interdependence.

Ia juga berpesan agar para lulusan senantiasa memperluas sudut pandang, bersikap rendah hati, serta menyeimbangkan empati dan profesionalisme, “Jangan lupakan tiga pesan saya untuk meluaskan sudut pandang, jangan merasa paling benar, paling pintar, paling hebat. Ingat untuk selalu sabar mendengar, sebentar komentar. Harmonikan empati dan profesionalisme serta berikan pencerahan bagi umat manusia,” pesan Prof. Suyanto.

Pada kesempatan yang sama, Telkom University Kampus Surabaya menyampaikan laporan pengelolaan Endowment Fund. Hingga September 2026, dana yang berhasil dihimpun mencapai Rp58,6 miliar, dengan penyaluran manfaat lebih dari Rp3 miliar kepada hampir 5.000 penerima. Dana tersebut juga telah mendukung 64 jenis beasiswa bagi penerima di lingkungan Telkom University maupun pihak eksternal.

“Ilmu dan manfaat yang tumbuh dari endowment akan menjadi kebaikan yang terus mengalir kepada para pemberi,” jelas Prof. Suyanto.

Capaian tersebut mencerminkan komitmen untuk memperluas akses pendidikan dan menghadirkan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang. Prosesi wisuda ini menjadi awal perjalanan baru bagi 586 lulusan Telkom University Kampus Surabaya untuk terus belajar, berinovasi, dan berkontribusi bagi masyarakat.

Selamat kepada seluruh wisudawan Telkom University Kampus Surabaya! Satu perjalanan telah dituntaskan, dan perjalanan untuk terus berkarya serta memberikan manfaat kini resmi dimulai. Imm