Pelantikan BNNK Tuban. (DUTA.CO/SYAIFUL ADAM)

TUBAN | duta.co — Badan Narkotika Nasional Provinsi (BNNP) Jawa Timur mensinyalir Kabupaten Tuban menjadi salah satu target pasar peredaran narkoba. Dari hasil pemetaan yang telah dilakukan, terdapat 58 sindikat di Jawa Timur termasuk yang ada di Tuban.

Kepala BNNP Jawa Timur, Brigjen Polisi Bambang Budi santoso saat ditemui duta.co setelah melantik BNNK Tuban di Pendopo Krido Manunggal Tuban, Senin (12/3/18) berharap BNNK Tuban mampu menekan dan memerangi peredaran narkoba, mengingat peredarannya sangat mengawatirkan dan rata-rata pengguna adalah usia produktif

 “Setelah kita mapping terdapat 58 sindikat  dan itu termasuk di Tuban, dan sekarang ini tidak ada satu pun desa yang terhindar dari penyalahgunaan narkotika,” ungkapnya.

Lebih lanjut, pihaknya berharap agar BNNK Tuban segera bergerak dalam mewujudkan program kerja terkait Pencegahan Pemberantasan Penyalahgunaan dan Peredaran Gelap Narkoba (P4GN) di Kabupaten Tuban. BNNK Tuban juga melakukan koordinasi dengan Organisasi Perangakat Daerah (OPD) yang  ada, supaya apa yang menjadi harapan Bupati dan warga Tuban bisa tercapai, yakni Bumi Wali bebas dari peredaran Narkoba.

“Segera berkoordinasi dengan pihak terkait, dalam menerapkan P4GN di wilayah Tuban,” jelas mantan Kepala BNNP Papua ini

Sementara itu Bupati Tuban, Fathul Huda mengaku bersyukur atas terbentuk dan dilantiknya Kepala BNNK Kabupaten Tuban, yang sudah lama ditunggu oleh masyarakat, dalam memberantas peredaran Narkoba di Kabupaten Tuban.

“Alhamdulillah lama sudah kita tunggu,  akhirnya bisa terwujud,” kata Bupati Tuban.

Bupati dua periode ini mengatakan, dari kajian BNN yang bekerjasama dengan Pusat Penelitian Kesehatan Universitas Indonesia pada 2017, terdapat 2,2 persen atau sekitar 5 juta jiwa yang menggunakan Narkoba dari 250 juta jiwa. Indonesia, kata dia, bukan lagi sebagai tempat transit, namun sudah menjadi pasar narkoba yang besar.

“Indonesia sebagai tempat pasar besar peredaran narkoba, maka perlu dibentuk BNNK di seluruh daerah, supaya pencegahan terhadap barang haram itu tidak sampai ke generasi penerus kita. Paling banyak pengguna narkotika pada usia produktif, maka saya sangat bersyukur Tuban bisa berdiri BNNK,” lanjutnya.

Di tempat yang sama, Kepala BNNk Tuban, I Made Arjana, saat dikonfirmasi mengaku akan segera bergerak cepat dengan melakukan koordinasi dan konsolidasi dengan seluruh OPD dan pihak terkait, dalam rangka penerapan P4GN yang menjadi program skala prioritas nasional BNN.

“Tentunya kita akan segera mempelajari materi yang ada dengan pihak terkait, supaya pencegahan narkoba di Tuban, segera teralisasi,” imbuhnya.

Dari data yang diterima duta.co berikut nama-nama pejabat BNNK Tuban, Kepala BNNK Tuban dijabat oleh AKBP. I Made Arjana. Kasubbag Umum diisi Edi Trimulyo, Kasi Pencegahan dan Dayamas dijabat Wahyu Mulia Hati, Sedangkan Kasi Rehabilitasi, dijabat Heru Widodo. Sementara itu, dari 38 Kabupetan Kota di Jawa Timur baru ada 17 BNNK yang berhasil terbentuk, termasuk Kabupaten Tuban. (sad)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.