LAMONGAN – Capaian unsur pemasukan Pemkab Lamongan kini tengah kejar target. Bagaimana tidak, meski tahun 2016 sudah hampir berakhir, namun  capaian pemasukan Pemkab Lamongan belum sampai 100 persen. Unsur tersebut yakni Pendapatan Asli Daerah (PAD) dan Pajak Bumi dan Bangunan (PBB) Pedesaan dan Perkotaan sampai pertengahan Desember ini belum sampai 100 persen.

Kabag Humas dan Infokom Sugeng Widodo menyampaikan bahwa Dinas Pendapatan Daerah (Dispenda) Lamongan masih optimis target itu bisa terpenuhi. ‘’Dispenda saat ini masih dan sedang bekerja keras untuk mengejar target 100 persen,’’ ujarnya.

Terutama dari sisi setoran pajak usaha, menurut dia, Dispenda saat ini terus melakukan jemput bola. ‘’Para staf kini terus mengejar target setoran pajak dari hotel, rumah makan dan obyek pajak lainnya,’’ katanya.

Dia tidak memungkiri ada sejumlah kendala untuk bisa memenuhi target. Seperti untuk PBB Pedesaan, yang ada sebagian obyek pajak yang ditinggal pemiliknya merantau sehingga pajaknya tidak bisa ditarik.

Sedangkan untuk PAD, tahun ini targetnya ditetapkan sebesar Rp 397.520.914.287. Sedangkan sampai dengan 15 Desember, realisasi yang sudah tercapai Rp 357.197.388.021, atau sebesar 89,86 persen.

Untuk Pajak Daerah, saat ini sudah terealisasi 93,98 persen, atau sebesar Rp 103.589.308.502 dari target sebesar Rp 110.226.338.000. Kemudian untuk PBB berdasarkan data di Kas Daerah (Kasda), sampai saat ini sudah masuk sebesar Rp 26.740.695.149 atau sebesar 95,50 persen dari target sebesar Rp 28 miliar.

Ditambahkan, realisasi PBB di beberapa kecamatan sudah ada yang 100 persen, bahkan ada yang melebihi target. Seperti Kecmatan Deket yang mampu merealisasikan hingga 102,32 persen. Karena dari target sebesar Rp 978.343.398, Kecamatan Deket mampu merealisasikan setoran PBB sebesar Rp 1.001.009.035.

Sementara Kecamatan Sambeng juga melampaui target sebesar 100,88 persen. Dari target sebesar Rp 877.722.947, realisasi yang dicapai sebesar Rp 880.198.255. Kemudian Kecamatan Turi yang ditarget Rp 844.985.467, mampu tercapai sebesar Rp 852.435.815, atau 100,88 persen.  (dam)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan