Dr. Ubaidillah Zuhdi – Dosen Prodi S1 Manajemen

Penulis sempat menyaksikan video yang menarik di internet. Video tersebut berjudul John Maxwell The 5 Levels of Leadership Animated Book Summary (Subtitle Bahasa Indonesia). Dalam video tersebut penonton bisa melihat ringkasan dari buku yang berjudul The 5 Levels of Leadership: Proven Steps to Maximize Your Potential karya John C. Maxwell. Tulisan kali ini akan mencoba menjelaskan isi dari video tersebut.

Video tersebut diawali dengan menyebutkan human capital alias sumber daya manusia, aset terbesar perusahaan. Apa yang diperlukan untuk mengembangkan sumber daya manusia? Jawabnya adalah pemimpin yang baik. Bagaimana dengan pertanyaan-pertanyaan terkait keinginan belajar memimpin, memaksimalkan potensi, dan banyaknya pemimpin tak berguna? Buku yang telah disebutkan di atas akan cocok digunakan dalam menemukan jawaban-jawaban yang dibutuhkan.

Video kemudian beralih ke penjelasan mengenai lima tingkatan hingga mencapai level puncak kepemimpinan. Level pertama adalah position atau posisi. Pada level ini, pemimpin hanya memiliki hak memimpin. Selain itu, orang pada dasarnya mengikuti pemimpin di level ini karena mereka harus melakukan hal tersebut. Contoh yang bagus dalam menggambarkan hal ini adalah militer. Di bidang militer, seseorang mempunyai pangkat dan dia percaya bisa memerintah orang-orang karena hal tersebut. Hasilnya, orang tersebut mungkin bisa menjadi atasan atau bos namun tidak pernah menjadi pemimpin. Istilah yang dipakai untuk menyebutkan pemimpin di level ini adalah pemimpin posisional.

Level berikutnya adalah permission atau keizinan. Pemimpin pada level ini membangun hubungan yang baik. Orang-orang mengikuti pemimpin di level ini karena mereka ingin melakukan hal tersebut. Pemimpin pada level ini perlu menyukai dan memperlakukan anggota tim sebagai individu yang memiliki nilai.

Level ketiga adalah production atau produksi. Selain mempengaruhi orang-orang, pemimpin di level ini juga memproduksi hasil. Orang-orang mengikuti pemimpin di level ini disebabkan oleh apa yang telah dilakukannya untuk organisasi. Pemimpin pada level ini perlu mencari tahu di mana kekuatan dia yang sebenarnya berada. Selain itu, dia juga perlu memiliki sebuah visi yang jelas dan menyampaikannya ke tim.

Level berikutnya adalah people development atau pengembangan orang-orang. Pada level ini, pemimpin menciptakan pemimpin dan mengembangkan orang lain. Orang-orang mengikuti pemimpin di level ini disebabkan oleh apa yang telah dilakukannya untuk mereka. Pemimpin pada level ini berinvestasi pada para pengikut dan mengembangkan mereka. Hal ini dilakukan hingga mereka menjadi pemimpin.

Dengan demikian, kegiatan-kegiatan yang dilakukan oleh pemimpin pada level ini berpusat pada perekrutan, penempatan, pemodelan, melengkapi, pemberdayaan, dan lain sebagainya. Dengan melakukan proses investasi kepada orang-orang, hubungan akan semakin dalam dan kesetiaan akan semakin kuat.

Pemimpin pada level ini akan memiliki lebih banyak pemimpin yang merupakan hasil binaannya. Selain itu, pemimpin pada level ini akan melihat peningkatan performasi perusahaan.

Level terakhir adalah pinnacle atau puncak. Pemimpin pada level ini mendapatkan respek karena telah mencapai semua level. Pemimpin pada level ini mengembangkan pemimpin level 4 yang nantinya akan mengembangkan pemimpin-pemimpin baru. Orang-orang mengikuti pemimpin pada level ini karena melihat siapa dia dan apa yang dia representasikan.

Pemimpin-pemimpin pada level ini akan membawa kesuksesan ke manapun mereka pergi. Kebanyakan pemimpin mencapai level ini di akhir kariernya. Pada level ini, pemimpin harus memiliki rasa syukur dan rendah hati. Selain itu, pemimpin pada level ini harus menghasilkan pemimpin sebanyak yang dia bisa dan menyelesaikan tantangan hebat sebanyak mungkin.

Hasilnya adalah warisan dan perluasan pengaruh untuk membuat perbedaan positif di luar perusahaan miliknya. Pertanyaan yang bisa ditujukan pada para pemimpin adalah: di level manakah anda berada? *

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.