Pengasuh PP Terpadu Al Yasini, KH Mujib Imron, saat akan melepas 498 santri yang ikut dalam Program Pengabdian. (DUTA.CO/ABDUL AZIZ)

PASURUAN | duta.co – Sebanyak 498 orang santri Pondok Pesantren (PP) Terpadu Al Yasini Areng-Areng Wonorejo, Kabupaten Pasuruan melakukan Program Pengabdian (P2) santri ke 7 di 55 desa di Kabupaten Pasuruan, Sabtu (14/4/2018) pagi.

Selain untuk melaksanakan tugas mulia sebagai delegasi dari Pesantren Al Yasini, kegiatan itu juga sebagai program Al Man’uts meneruskan risalah Rasulullah yang mengutus sahabat ke daerah-daerah kepada Abu Musa Al Asyari, Muadz bin Jabar, Mus’ab bin Umair ke Madinah untuk belajar da’wah. Selain itu, juga belajar mengabdi pada masyarakat, mempraktikkan ilmu yang telah diperoleh dan belajar berjuang untuk menyebarkan ilmu yang diperolehnya.

Pelepasan P2 ini dilakukan oleh pengasuh Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini KH Mujib Imron di halaman Pondok Pesantren Al Yasini Terpadu. KH Mujib mengingatkan santrinya agar bersikap jujur dalam memberikan keilmuannya.

“Pada saat ditanya oleh warga harus bisa mengukur diri tentang keilmuannya, Kalau memang bisa, silakan menjawab bisa. Kalau tidak bisa bilang tidak bisa,” pesan Kiai Mujib.

Tak hanya itu, para santri juga diingatkan tentang santri Al Yasini, harus berakhlakul karimah dan bisa mengambil filososifinya orang shalat, yaitu harus disiplin, jujur, fokus.

“Jadi harus fokus tidak terpengaruh apapun, niat pengabdi, pegang akhlak mulia, harus berbudi luhur, belajar mengamalkan ilmu sesuai kemampuan dan curahkan pikiran serta kekuatan untuk mengabdi,” tegasnya.

Sementara, Ketua Yayasan Pondok Pesantren Terpadu Al Yasini, Zainudin mengatakan bahwa pembelajaran bagi santri selama 25 hari.

“Sebelum diterjunkan ke masyarakat para santri ini diberi pembekalan selama 10 hari mengenai keagamaan yakni kemasyarakatan, administrasi, kesenian, kepemimpinan, manajemen organisasi, dan praktek mengajar,” beber Zainudin. (dul)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.