MALANG | duta.co – Uji Kompetensi Wartawan (UKW) angkatan ke 40 yang diselenggarakan oleh Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Malang Raya telah usai. 4 peserta dinyatakan tidak lulus dalam UKW yang berlangsung di Politeknik Negeri Malang (Polinema) itu.

Hal itu disampaikan oleh Syamsul Huda, salah satu tim penguji yang didatangkan dari PWI Jawa Tengah, dalam laporan hasil UKW 40 PWI Malang Raya saat acara puncak atau penutupan yang disaksikan oleh seluruh tamu undangan, salah satunya yakni Ketua Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Malang, I Made Rian Diana, Kamis (31/3/2022).

Ia memaparkan, dari 39 peserta UKW angkatan 40, ada 4 peserta yang dinyatakan tidak kompeten. Pasalnya mereka tidak hadir atau tidak mengikuti proses uji kompetensi yang berlangsung selama 3 hari, yakni mulai tanggal 29 hingga 31 Maret 2022.

“4 peserta yang dinyatakan tidak kompeten ini karena tidak mengikuti proses uji kompetensi,” paparnya.

Pada kesempatan yang sama, Ketua PWI Malang Raya, Cahyono mengatakan, acara tersebut merupakan tanggung jawab organisasi. Seperti yang telah diamanatkan oleh dewan pers, yakni menjadikan jurnalis yang kompeten agara mereka bisa menjaga martabatnya.

“Terima kasih kepada Politeknik Malang dan DPRD yang telah mendukung acara ini, serta teman-teman panitia atas segala tenaga dan pikirannya,” ucapnya.

Dia menambahkan, pada Agustus nanti pihaknya akan kembali menggelar acara yang sama dan merupakan agneda kedua di tahun 2022. “Agustus nanti kami bakal menggelar acara yang sama,” imbuhnya.

Masih pada momen yang sama, I Made Rian Diana Kartika, Ketua DPRD Kota Malang, mengucapkan terima kasih serta apresiasi kepada pengurus PWI Malang Raya yang telah menyelenggarakan acara tersebut. Ia pun meyakini bahwa UKW sama saja dengan mengikuti tes untuk mendapatkan Surat Izin Mengemudi (SIM).

“Pengemudi tanpa SIM, kalau berkendara pasti asal-asalan. Nah, begitu juga wartawan yang harus berstatus resmi sebagai wartawan yang kompeten untuk menekuni profesinya,” kata I Made.

Ia menambahkan, kebutuhan media masih sangat besar, harapannya wartawan harus menjaga kode etik dan tidak memberikan informasi yang salah.

Sebagai informasi, UKW 40 PWI Malang Raya dapat terselenggara sukses atas dukungan dari para berbagai pihak atau stakeholder Kota Malang maupun luar daerah, yaitu  Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Polresta Malang, DPRD Kota Malang, Polinema, IKIP Budi Utomo, Bank Indonesia, BNI, Bank Jatim, OJK, Universitas Muhammadiyah Malang (UMM), Perumda Tugu Tirta, Perum Jasa Tirta I, Perumda Tirta Kanjuruhan, Kejaksaan Negeri (Kejari) Kota Malang, PT Best Profit Future (BPF) Malang dan JFX.

Selanjutnya, MAN 2 Kota Malang, MTsN 1 Kota Malang, Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Gajayana (Uniga), BRI, Pemuda Pancasila Kabupaten Malang, Pemuda Pancasila Kota Batu, Kasat Reskrim Polres Malang, Kasatlantas Polres Malang, Kasat Resnarkoba Polresta Malang, Haidary SH, Sumardhan SH dan Helly SH. (abr)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry