
SURABAYA | duta.co – Ajang tahunan SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Edu Fair kembali digelar. Selama tiga hari, sejak Senin (13/10/2025) hingga Rabu (15/10/2025) ajang ini digelar di sekolah dengan berbagai kegiatan.
Acara puncak Smamda Edu Fair 2025 ini adalah pameran perguruan tinggi negeri dan swasta serta kampus dari luar negeri. Seluruh siswa Smamda Surabaya terutama siswa kelas XII hadir. Tidak hanya itu, para orang tua juga diundang untuk hadir.
Sebanyak 30 perguruan tinggi memberikan informasi seputar program studi, jalur penerimaan, dan peluang beasiswa.
Wakil Kepala Sekolah Bidang Humas Smamda Surabaya, Rr Tanti Puspitorini menjelaskan kegiatan ini menjadi wadah bagi siswa untuk mengenal lebih dini dunia perkuliahan dan menyiapkan strategi melanjutkan pendidikan sesuai minat dan kemampuan.
“Tujuan utama kami memang agar siswa lebih mantap memilih jurusan dan kampus. Edu Fair ini memberikan banyak pilihan, mulai dari PTN, PTS, hingga kampus luar negeri yang difasilitasi melalui lembaga konsultan pendidikan,” ujar Tanti.
Selain pameran, rangkaian kegiatan Edu Fair juga diisi dengan kuliah tamu dan presentasi dari perwakilan kampus, agar siswa bisa merasakan suasana perkuliahan secara langsung.
“Kami ingin anak-anak tahu rasanya duduk sebagai mahasiswa, bagaimana dosen menyampaikan materi, dan seperti apa atmosfer dunia kuliah. Harapannya, mereka lebih siap dan punya gambaran yang jelas,” imbuhnya.
Tanti menambahkan, setiap tahun Smamda Surabaya berhasil mengantarkan beberapa siswanya diterima di program International Undergraduate Program (IUP) di kampus-kampus ternama seperti UGM, UI, hingga universitas di Australia.
“Jumlahnya (peminat luar negeri) memang tidak banyak, sekitar tiga sampai sepuluh siswa per tahun. Tapi yang penting, mereka siap dan tahu arah yang dituju,” ujarnya.
Melalui kegiatan ini, ia berharap dapat menjembatani kebutuhan informasi pendidikan bagi siswa dan orang tua, sekaligus menumbuhkan semangat sejak dini untuk melanjutkan pendidikan ke jenjang yang lebih tinggi.
“Edu Fair ini bukan hanya ajang pameran, tapi ruang strategi masa depan. Kami ingin anak-anak Smamda punya banyak pilihan dan siap bersaing di manapun mereka melanjutkan studi,” pungkas Tanti.
Menurut Tanti, kegiatan ini tidak hanya menyasar siswa kelas XII, tetapi juga kelas X dan XI. Dengan begitu, siswa dapat menyusun strategi akademik lebih awal, terutama bagi yang berencana masuk perguruan tinggi melalui jalur prestasi atau beasiswa.
Salah satu wali murid kelas X, Endah Dwi, mengaku datang untuk mencari informasi terkait jurusan dan peluang beasiswa yang sesuai minat anaknya di bidang informatika.
“Kenapa mencari tahu dari sekarang? Karena harus dipersiapkan sedini mungkin. Kalau ingin lewat jalur prestasi, kan nilai rapornya harus bagus sejak awal. Jadi kami datang untuk tahu apa saja yang perlu disiapkan,” ujar Endah.
Endah menambahkan, dirinya mendukung penuh pilihan anaknya selama sesuai minat dan potensi.
“Fokus kami memang ke kampus negeri seperti ITS, tapi kami juga terbuka dengan kampus swasta yang punya program informatika bagus,” katanya.
Foto : Siswa SMA Muhammadiyah 2 (Smamda) Surabaya antusias mengunjungi stan perguruan tinggi dalam kegiatan Edu Fair SMAMDA 2025 di aula sekolah, Selasa (15/10/2025). Pameran pendidikan ini diikuti 30 perguruan tinggi negeri, swasta, dan luar negeri sebagai sarana siswa dan orang tua mengenal dunia kampus lebih dini. ril/lis





































