SUNGAI RAYA | duta.co — Majelis Wakil Cabang Nahdlatul Ulama (MWCNU) Sungai Raya bersama Lembaga Amil Zakat Infaq dan Shadaqah Nahdlatul Ulama (Lazisnu) Kabupaten Bengkayang menggelar rapat koordinasi (rakor) dalam rangka pemantapan kegiatan Diklat Juru Sembelih Halal (Juleha) Indonesia. Kegiatan ini dilaksanakan pada Minggu, 18 Mei 2025 di Café Dwi Sungai Duri, Kecamatan Sungai Raya.

Rakor dihadiri oleh jajaran pengurus MWCNU Sungai Raya serta Ketua Lazisnu Kabupaten Bengkayang, Khusni Mubarok. Dalam pertemuan tersebut, dibahas berbagai persiapan menjelang pelaksanaan Diklat Juleha yang akan digelar pada Sabtu, 24 Mei 2025 mendatang, bertempat di Pondok Pesantren Annur Sungai Duri.

Ketua Lazisnu Bengkayang, Khusni Mubarok, menyampaikan bahwa rapat koordinasi ini sangat penting guna memastikan seluruh persiapan kegiatan berjalan lancar dan sesuai rencana. “Kami ingin semua hal yang berkaitan dengan diklat ini terpenuhi dengan baik, mulai dari teknis acara hingga kebutuhan peserta,” ujarnya.

Sementara itu, Ketua MWCNU Sungai Raya, Ismail HM, menegaskan pentingnya koordinasi antardivisi guna menyukseskan kegiatan. Ia menyebutkan beberapa aspek penting yang harus dibahas secara matang dalam rakor ini, seperti konsumsi, akomodasi, sistem suara (sound system), hingga materi pelatihan. “Kita juga sudah menunjuk koordinator untuk masing-masing divisi agar kegiatan ini berjalan lancar dan sesuai target,” tambahnya.

Diklat Juleha ini merupakan upaya untuk melahirkan juru sembelih yang sesuai dengan kaidah syariat Islam dan standar halal nasional. Kegiatan ini mendapat dukungan penuh dari berbagai elemen NU dan diharapkan menjadi langkah awal pembinaan SDM halal di Kabupaten Bengkayang.(*)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry