KETUA Kadin Jatim La Nyala M. Mattalitti menyerahkan bendera organisasi kepada Ketua Kadin Lamongan.
LAMONGAN | duta.co – Jumlah Usaha Mikro Kecil (UMK) di Lamongan mencapai 252 ribu. Ini berarti lebih dari setengah jumlah rumah tangga di Kabupaten Lamongan. Untuk itu perlu dikembangkan UKM guna meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan perekonomian rakyat.

Demikian disampaikan Bupati Lamongan Fadeli saat pengukuhan Ismed Jauhar sebagai Ketua Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Lamongan Masa Bhakti 2016-2021 di Pendopo Lokatantra, Rabu (3/5/2017).

Bupati Fadeli pada Pengesahan dan Pengukuhan Dewan Penasehat, Dewan Pertimbangan, dan Dewan Pengurus Kadin Lamongan itu menyebutkan kesamaan visi Pemkab Lamongan dan Kadin. Yakni meningkatkan kesejahteraan masyarakat melalui peningkatan daya saing perekonomian.

“Kadin merupakan mitra pemerintah daerah untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, melalui peningkatan perekonomian rakyat, “ ungkap Fadeli.

Karenanya Fadeli berharap, agar keberadaan Kadin dapat menggerakkan UMKM di Kabupaten Lamongan. Apalagi saat ini menurutnya Kabupaten Lamongan sedang menggerakkan pertanian jagung dan hasil panennya dikelola oleh UMKM untuk dijadikan produk olahan.

“Untuk meningkatkan daya saing tenaga kerja, kami sudah menyiapkan Balai Latihan Kerja, “ katanya.

Pernyataan yang hampir sama juga disampaikan Ketua Kadin Propinsi Jawa Timur La Nyala M. Mattalitti usai mengukuhkan Ismed Jauhar sebagai Ketua Kadin Lamongan. Untuk itu dia menambahkan,  Kadin bersama dengan pemerintah dan pihak swasta bisa duduk bersama menyusun strategi terbaik.

‘’Ini perlu dilakukan untuk meningkatkan daya saing perekonomian, demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat,’’ katanya.

Sementara Ketua Kadin Lamongan Ismed Jauhar mengungkapkan, bahwa Pengurus Kadin Kabupaten Lamongan periode 2016-2021 akan mengoptimalisasi dan mensinergikan
kebijakannya dengan program pemerintah. Investasi yang masuk ke Kabupaten Lamongan, tambahnya, akan menjadi tantangan dan juga peluang bagi Kadin setempat.

‘’Kita harus dapat memaksimalkan investasi yang  ada serta mendayagunakannya. Sehingga kita tidak hanya akan menjadi penonton, tetapi juga pemain di dalamnya, “ katanya. dam

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.