REKTORAT: Rektor UMG, Prof Dr Ir Setyo Budi MS (tengah), diapit Warek I Dr Khoirul Anwar, MPd (kanan), Warek III Hasan Basri, Sag, MPdI (kiri), dan Warek II, Moch. Nuruddin. ST, MT (berdiri). Duta/Humas UMG

GRESIK | duta.co – Universitas Muhammadiyah Gresik (UMG) bersiap membuka 10 program studi (Prodi) baru pada tahun 2018 ini. Ke-10 prodi baru ini melengkapi 16 prodi dan dua program pascasarjana yang sudah ada.

“Insya Allah tahun 2018 ini akan dibuka 10 prodi baru baik S1 maupun S2 salah satunya Prodi Kedokteran. Total pada 2018 ini diharapkan UMG memiliki minimal 28 prodi dengan total mahasiswa mencapai 4.000 orang,” kata Prof Dr Ir Setyo Budi MS, dalam sambutannya di acara Wisuda Sarjana XXXII Strata I (S-1) UMG 2018, Kamis (15/1) pagi ini.

Hal ini lanjut Prof Budi, sejalan dengan tujuan internasionalisasi UMG. Untuk itulah, saat ini UMG getol menjalin kerjasama baik dalam hal pertukaran pelajar, pertukaran dosen maupun penelitian bersama dengan lebih dari 25 universitas di luar negeri yang meliputi Malaysia, Thailand, Philipina, Singapura, Jepang, Taiwan, China, Korea, dan UK ( United Kingdom).

Sesuai visi, misi dan tujuan sampai tahun 2018 ini UMG telah mengalami berbagai perkembangan dan kemajuan. Selain Pembangunan infrastruktur modern sebagai wujud penguatan layanan, UMG juga mengembangkan berbagai program prioritas.

“Untuk perbaikan tata kelola misalnya, UMG berupaya semaksimal mungkin untuk melaksanakan sistem manajemen mutu yang digariskan oleh Dikti. Sistem manajemen mutu berbasis ISO senatiasa di up grade. Hingga pada Mei 2017 lalu, UMG resmi mendapat sertifikasi  ISO 9001 versi 2015 dan menjadi kampus pertama yang menerapkan sertifikasi ISO 9001 versi 2015 ini,” paparnya.

Tahun 2016 lalu UMG telah terakreditasi Institusi Perguruan Tinggi (AIPT) B dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi. UMG juga meraih predikat kampus unggul predikat Utama dari Kemenristek Dikti. “Selain itu, UMG juga mendapatkan penghargaan sebagai Perguruan Tinggi dengan komitmen terbaik terhadap peningkatan mutu, penghargaan ini diberikan oleh House of  Quality Indonesia,” pamernya.

Tak hanya itu saja, menurut Prof Budi, UMG juga terus meningkatkan kualitas sumber daya manusia (SDM). Jumlah dosen hingga saat ini mencapai 133 Dosen, dimana saat ini ada lebih dari 24 orang dosen sedang menempuh program doktor baik di dalam negeri maupun di luar negeri.

Ke depan UMG akan terus berupaya meningkatkan kualitas layanan, lulusan dan SDM dengan program strategis yang dilakukan untuk seluruh unit. Peningkatan SDM melalui pendidikan, karya ilmiah, dan HKI, juga meningkatkan kesejahteraan, meningkatkan kualitas lulusan dan meningkatkan kualitas layanan pada mahasiswa dengan didukung IT modern terintegrasi untuk masing-masing unit.

“Hal ini dilakukan untuk mencapai target Akreditasi institusi Perguruan Tinggi (AIPT) memperoleh A di tahun 2019,” tegasnya.

Untuk itulah Prof Budi berharap dengan kualitas SDM di civitas akademika UMG, seluruh wisudawan dapat berkarya, baik sebagai pegawai negeri, swasta, BUMN atau BUMD, menjadi pengusaha atau melanjutkan pendidikan program pasca sarjana baik biaya sendiri maupun beasiswa dari dalam negeri/luar negeri.

“Kami berharap wisudawan mampu mengembangkan diri lebih baik lagi di masyarakat, dengan meningkatkan daya kreativitas dan daya inovatif serta percaya diri dapat bersaing dan memenangkan persaingan secara nasional maupun global,” tutupnya. rum

 

Tinggalkan Balasan