Para pelaku tertangkap hingga dihakimi massa, yang juga membakar motor milik pelaku. (DUTA.CO/Abdul)
PASURUAN | duta.co – Dua pelaku jambret berhasil diamankan setelah babak belur dihajar warga di sekitar jalan nasioal jurusan Malang–Surabaya, tepatnya di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan, Kabupaten Pasuruan, Minggu (8/11) malam. Akibatnya para pelaku menderita luka-luka, usai digebuki warga.
Kedua pelaku yakni M Abd Nasor (19), dan Viki Wijaya Kusuma (31), dari Dusun/Desa Semut, Kecamatan Purwodadi, Kabupaten Pasuruan. “Pelaku diamankan setelah ditangkap warga di jalan nasional jurusan Surabaya-Malang,” ujar Kanitreskrim Polsek Pandaan, Ipda Budi Luhur, Rabu (11/11).
Aksi penjambretan tas tersebut terjadi saat Minggu (8/11), sekitar pukul 23.00, korban tengah melintas di ruas jalan nasioal jurusan Malang–Surabaya, di Dusun Jetak, Desa Karangjati, Kecamatan Pandaan. Dia jambret tas milik Ade Putri (17) asal Gempol yang di dalamnya berisi  handphone dan uang tunai Rp 30 ribu.
Mengetahui tas miliknya terlepas dan dibawa kabur pelaku, spontan korban bersama rekannya langsung mengejar kedua pelaku. Pengejaran dilakukan sampai masuk jalan perkampungan, di Dusun Sukorejo, Desa Karangjati, Pandaan. Di sinilah para pelaku “terjebak“ karena banyak jalan tertutup portal.
Akhirnya kedua pelaku tertangkap korban bersama rekannya. Ada keributan, warga sekitar keluar rumah, setelah mendengar teriakan korban sedang mengejar jambret. “Kedua pelakunya sempat dihakimi warga. Dan motornya jenis Honda Vario Techno 110, dibakar sampai hangus dan tidak berbentuk,” ungkap Budi Luhur.
Usai kejadian, malam itu juga kedua pelaku jambret beserta barang buktinya diamankan petugas Polsek setempat. Selanjutnya dibawa ke Mapolsek.Dalam aksi penjambretan ini, pelaku Viki Wijaya Kusuma berperan sebagai joki. Sedangkan rekannya M Abd Nasor, yang dibonceng, bertindak sebagai eksekutor.
“Kedua pelaku jambret ini merupakan pendatang baru, bukan residivis. Pengakuan mereka masih sekali melakukannya, dan sekarang masih fokus penyidikan oleh penyidik unit reskrim polsek. Kami juga masih mengembangkan kasus ini, untuk mencari tahu jaringan para pelaku ini,” pungkasnya. (dul)
Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry