
SURABAYA | duta.co – Jalan arah Masjid Nasional Al-Akbar Surabaya (MAS), Surabaya terhalang kabel besar. Dua hari, kondisi ini menyulitkan pengguna jalan. Saling serobot tak terhindarkan. Ini peringatan bagi provider alias pemilik kabel.
“Melihat jenis kabelnya, itu milik provider. Perusahaan layanan mencakup telepon, internet, televisi kabel. Tidak jelas, apakah itu milik indiHome. Yang jelas, hari ini mobil indiHome ikut memberesi,” jelas seseorang yang lewat jalan tersebut Kamis (22/5/25).
Setidaknya, masalah ini menjadi peringatan seluruh provider. “Kesannya selama ini, mereka pasang, terus pergi. Di tempat kami juga demikian, kita (mau) kirimi surat, jangan ditinggal begitu saja. Kalau ada ada-apa yang rugi masyarakat luas. Begitu pula pelanggan provider akan mengalami gangguan,” tegas Musta’in mengaku juga prihatin dengan kabel-kabel provider tersebut.
Menurutnya, perusahaan harus memiliki tim khusus untuk menjaga sekaligus melakukan perawatan (maintenance), apalagi ini sebagi perusahaan yang berlatar bisnis, bukan sosial. “Jangan sampai nunggu bermasalah, bukankah kebel-kebel ini fungsinya sangat vital, di samping merugikan warga juga pelanggan apalagi harus putus kabelnya. Kalau sampai ada korban begaimana?” tegasnya. (nzm)






































