Foto bersama pimpinan BPJS TK Surabaya Darmo dengan para perwakilan perusahaan jasa konstruksi di Surabaya, usai acara buka puasa bersama, Senin (27/5) malam. DUTA/endang

SURABAYA | duta.co – Hingga Mei 2019, jumlah perusahaan jasa konstruksi yang mendaftarkan pekerjanya di BPJS Ketenagakerjaan Cabang Surabaya Darmo sebanyak 198 proyek.

Dari jumlah proyek tersebut, mengerjakan berbagai macam jenis proyek antara lain proyek dengan dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD), proyek atas dana internasional, proyek Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN), proyek swasta dan proyek-proyek bangunan lainnya.

Guguk Heru Triyoko selaku Kepala Kantor Cabang Surabaya Darmo mengatakan untuk kepesertaan di jasa konstruksi ini memang tidak bisa diprediksi jumlahnya.

Karena hal itu berkaitan dengan proyek-proyek pembangunan dengan anggaran yang berbeda.

“Kalau perekonomian membaik, proyek jalan terus, maka jelas kepesertaan bisa banyak. Tapi kalau proyek terhenti, jelas pengaruhnya ke kepesertaan,” ujar Guguk di sela acara bersama para perwakilan perusahaan jasa konstruksi di Surabaya, Senin (27/5) malam.

Kepesertaan dari jasa konstruksi diantaranya adalah pemberi kerja selain penyelenggara negara pada skala usaha besar, menengah, kecil dan mikro yang bergerak di bidang usaha jasa konstruksi.

Mereka mempekerjakan Pekerja harian lepas, borongan dan perjanjian kerja waktu tertentu, wajib mendaftarkan Pekerjanya dalam Program Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK) dan Jaminan Kematian (JKM).

“Selain itu kita juga terus berinovasi dengan memberikan kemudahan-kemudahan bagi peserta. Misalnya kami memperkenalkan aplikasi E-Jakon. Yaitu salah satu perluasan kanal untuk administrasi kepesertaan program Jakon yang dilakukan secara self assestment oleh Badan Usaha atau Pelaksana Proyek,” jelas Guguk.

Diakui Guguk, BPJS Ketenagakerjaan berusaha untuk terus menjalin kerjasama yang baik dengan pemilik proyek jasa konstruksi.

Mengundang para perwakilan untuk kumpul bersama merupakan bentuk untuk meningkatkan sinergi dengan stakeholder dan para pelaku usaha dibidang jasa konstruksi.

“Karena sinergi itu penting. Kita saling mendukung dan saling membutuhkan,” tandas Guguk. end

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry