PASURUAN | duta.co – Kantor Urusan Agama (KUA) Pusaka Kecamatan Grati kembali menggelar kegiatan Bimbingan Perkawinan (Binwin) bagi calon pengantin sebagai upaya memperkuat ketahanan keluarga. Sebanyak 19 pasangan calon pengantin (catin) mengikuti kegiatan yang berlangsung pada Senin (6/4/2026).

Kegiatan tersebut dilaksanakan di Aula KUA Pusaka Kecamatan Grati, Jalan Jenderal Ahmad Yani, Kelurahan Gratitunon, Kecamatan Grati, Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, dengan suasana tertib dan khidmat.

Koordinator Penyuluh Agama Islam Grati, Syaefulloh, S.Pd.I, dalam pemaparannya menekankan pentingnya kesiapan mental dan finansial bagi pasangan yang akan membangun rumah tangga. Mengusung tema “Memenuhi Kebutuhan Keluarga”, ia menjelaskan bahwa pengelolaan keuangan yang baik menjadi salah satu kunci keharmonisan keluarga.

“Keluarga yang tangguh dimulai dari perencanaan yang matang. Calon pengantin harus memahami skala prioritas dalam memenuhi kebutuhan keluarga agar tidak terjebak dalam persoalan finansial yang kerap menjadi pemicu konflik,” ujarnya di hadapan peserta.

Selain aspek ekonomi, Syaefulloh juga menegaskan pentingnya fondasi spiritual dalam kehidupan rumah tangga. Melalui program NGARAK CATIN (Ngaji Pranikah Calon Pengantin), peserta dibekali pemahaman keagamaan sebagai bekal menjadi pasangan yang bertanggung jawab.

Sementara itu, Kepala KUA Pusaka Kecamatan Grati, H. Akhmad Jamaluddin Khoir, menjelaskan bahwa kegiatan Binwin merupakan agenda rutin yang wajib diikuti oleh setiap calon pengantin sebelum melangsungkan akad nikah.

“Tujuan utama kami adalah memberikan bekal pengetahuan agar calon pengantin siap lahir dan batin. Kami ingin mereka tidak hanya sah secara administrasi dan agama, tetapi juga memiliki ketahanan keluarga yang kuat,” ungkapnya.

Ia menambahkan, status KUA Pusaka yang disandang KUA Grati menuntut peningkatan kualitas pelayanan, termasuk melalui program pembinaan seperti Binwin. Dengan kegiatan ini, diharapkan angka perselisihan dan perceraian di wilayah Kecamatan Grati dapat ditekan.

“Dengan 19 pasangan yang hadir hari ini, kami optimistis edukasi yang diberikan akan berdampak positif terhadap penurunan angka perceraian, khususnya di wilayah Grati,” pungkasnya.

Berdasarkan pantauan di lokasi, para peserta tampak antusias mengikuti seluruh rangkaian kegiatan, termasuk sesi diskusi interaktif yang membahas berbagai persoalan rumah tangga di era modern. (puj)

Bagaimana reaksi anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry