WARGA antri air bersih untuk keperluan sehari-hari. (foto duta.co: abdul)

PASURUAN | duta.co – Sebanyak 19 desa di 7 kecamatan di Kabupaten Pasuruan mendapatkan kucuran dana dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) dan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) tahun 2017 mencapai Rp 6 miliar lebih, untuk program penyediaan air minum dan sanitasi masyarakat (PAMSM).

Dana tersebut merupakan bantuan bagi desa yang memenuhi kriteria. “Bantuan bagi 19 desa, 15 diantaranya dapat kucuran dari APBN dan selisihnya 4 desa mendapatkan bantuan dari APBD provinsi Jatim, “terang Kepala Dinas Pemukiman dan Kawasan Perumahan Kabupaten Pasuruan, Misbah Zunib, Senin (17/7) siang.

Menurutnya, keseluruhan desa yang mendapatkan dana tersebut bervariasi nominalnya tergantung dari kondisi desa itu sendiri. “Untuk tiap desa ada yang memperoleh dana antara Rp 300 juta-Rp 400 juta. Kalau desa itu harus dibantu lebih tentunya harus melalui penilaian yang dilaksanakan oleh tim, “urainya.

Ia menjelaskan, kriteria desa yang mendapatkan bantuan itu yakni ada kemauan untuk melaksanakannya secara swadaya, bisa mengelola bantuan tersebut secara swakelola dan berswadaya.

“Artinya dalam hal ini warga juga bisa berswadaya mewujudkan program itu hingga terealisasi sesuai dengan ketentuan, “kata Misbah.

Selain itu lanjut Misbah, desa yang terpilih adalah desa yang kekeringan yakni yang kekurangan air bersih. Tingkat sanitasinya rendah. Lokasi desa yang mendapatkan bantuan itu, sudah mendapat penilaian oleh tim dari pemerintah pusat yang difasilitatori dari tim dari Provinsi Jawa Timur.

Dipilihnya 19 desa dari 365 desa dan kelurahan yang ada di Kabupaten Pasuruan, lantaran sudah melalui penilaian yang terukur dan tidak serta merta hanya dapat bantuan. “Selain itu, SDM nya juga menjadi acuan. Kalau kurang SDM dikhawatirkan akan menimbulkan permasalahan, “bebernya.

Dari 7 kecamatan yang memperoleh bantuan program tersebut, yakni Kecamatan Sukorejo, Tutur, Lumbang, Winongan, Prigen, Purwosari dan Purwodadi. Sedangkan pelaksanaan program PAMSM dilakukan oleh desa dan tenaga kerjanya adalah dari warga desa setempat. Sekaligus sebagai upaya pemberdayaan masyarakat. (dul)

BAGIKAN

Tinggalkan Balasan