
MOJOKERTO | duta.co – Sebanyak 18 Rukun Tetangga (RT) ditetapkan sebagai RT Terbaik dalam Program Budaya RT Berseri (Bersih, Sehat, dan Asri) Kota Mojokerto Tahun 2025. Penetapan tersebut berdasarkan penilaian Tim Juri Tingkat Kota yang melibatkan lintas perangkat daerah.
Adapun 18 RT Terbaik Budaya RT Berseri Kota Mojokerto 2025 adalah sebagai berikut. Untuk Kecamatan Magersari yakni Sumolepen RT 001 RW 001 Kelurahan Balongsari dengan skor 3317, Gunung Anyar RT 003 RW 006 Kelurahan Gununggedangan dengan skor 2900, Kedundung Indah RT 003 RW 003 Kelurahan Kedundung dengan skor 3550, Gedongan Barat RT 002 RW 002 Kelurahan Gedongan dengan skor 3217, Magersari RT 002 RW 002 Kelurahan Magersari dengan skor 3100, dan Perbar RT 004 RW 001 Kelurahan Wates, dengan skor 3975
Kecamatan Prajurit Kulon yakni Kauman Tengah RT 003 RW 002 Kelurahan Kauman dengan skor 3733, Pulo Wetan RT 003 RW 002 Kelurahan Pulorejo dengan skor 4400, Suromulang Dalam RT 030 RW 007 Kelurahan Surodinawan dengan skor 4667, Sabuk IV RT 001 RW 004 Kelurahan Prajurit Kulon dengan skor 4367, Cakarayam RT 002 RW 001 Kelurahan Mentikan dengan skor 4158, dan Trenggilis RT 003 RW 003 Kelurahan Blooto, dengan skor 2792.
Kecamatan Kranggan adalah Sentanan Selatan RT 001 RW 001 Kelurahan Sentanan dengan skor 3058, Pekayon RT 003 RW 002 Kelurahan Kranggan dengan skor 2675, GPM Bypass RT 002 RW 004 Kelurahan Meri dengan skor 3650, Jagalan RT 003 RW 002 Kelurahan Jagalan dengan skor 2592, Miji Baru RT 001 RW 002 Kelurahan Miji dengan skor 3133, dan Sentanan Tengah RT 002 RW 001 Kelurahan Purwotengah dengan skor 2742
Sebagai bentuk apresiasi, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari menyerahkan secara simbolis uang pembinaan kepada 18 RT terbaik tersebut dalam kegiatan Apresiasi Budaya RT Berseri yang digelar di Sabha Mandala Madya Balai Kota Mojokerto, Selasa (23/12) sore.
“Saya mengucapkan selamat kepada 18 RT yang hari ini mendapatkan apresiasi Budaya RT Berseri Tahun 2025. Semoga apresiasi ini semakin menguatkan komitmen seluruh warga untuk terus menjaga kebersihan, kesehatan, dan keasrian lingkungan masing-masing,” ujar Ning Ita, sapaan akrab wali kota.
Dijelaskan Ning Ita, Budaya RT Berseri ini bukan lomba, melainkan upaya membangun budaya hidup bersih dan sehat di tengah masyarakat. Dikatakan bahwa pemerintah hanya sebagai regulator dan fasilitator, sementara pemeran utamanya adalah masyarakat.
“Program Budaya RT Berseri merupakan program yang pertama kali saya gagas dan dilaksanakan pada tahun 2025, dan saya pastikan program ini akan berkelanjutan selama saya menjabat, untuk terus mendorong partisipasi masyarakat menjaga lingkungan bersih dan sehat,” jelasnya.
Sedangkan Plt Kepala Dinas Kesehatan, Pengendalian Penduduk, dan Keluarga Berencana (Dinkes PPKB) Kota Mojokerto Hesti Puspasari mengatakan, Program Budaya RT Berseri merupakan program baru di Kota Mojokerto. Gagasan Program Budaya RT Berseri muncul setelah melihat keadaan yang ada di kota Mojokerto dengan terjadinya peningkatan kasus DBD meskipun di Kota Mojokerto selama ini telah melaksanakan kegiatan PSN secara rutin di setiap hari jumat.
“Nilai ABJ (Angka Bebas Jentik) setiap kelurahan tercatat dan terlaporkan cukup baik, namun terdapat peningkatan kasus dan juga terpotret kondisi lingkungan warga yang tidak bersih. Masih banyak selokan yang tersumbat, sampah berserakan, dan setelah dilakukan pemeriksaan jentik ulang oleh petugas didapatkan masih terdapat jentik –jentik nyamuk dibeberapa tempat di lingkungan tempat tinggal warga,” ungkapnya
“Melihat kenyataan inilah maka Ibu Wali Kota berinisiatif untuk melakukan perbaikan kondisi lingkungan warga dengan membudayakan perilaku di masyarakat akan pentingnya menjaga kebersihan lingkungannya masing-masing, menciptakan lingkungan tempat tinggal yang sehat dan nyaman bagi warganya yaitu dengan melaksanakan program Budaya RT Berseri ini,” imbuhnya.
Kegiatan Budaya RT Berseri yang dilaksanakan sepanjang tahun secara berkesinambungan diharapkan akan membawa perubahan perilaku masyarakat dan pada akhirnya menjadi budaya baik untuk selalu mengupayakan lingkungan tempat tinggalnya bersih, sehat, dan asri, sehingga pada akhirnya dapat mencegah terjadinya penyakit-penyakit akibat lingkungan.
“Kegiatan Budaya RT Berseri untuk tahun 2025 ini merupakan pelaksanaan perdana. Dimulai pada 15 juli 2025 dengan beberapa tahapan sampai pada evaluasi dan pengumuman hasil Budaya RT Berseri saat ini,” bebernya.
Kegiatan Budaya RT Berseri ini diikuti oleh seluruh RT yang ada di Kota Mojokerto sebanyak 685 R. Setiap kelurahan dipilih 1 RT terbaik, sehingga akan didapatkan hasil 18 RT terbaik se-Kota Mojokerto.
“RT yang terpilih diberi penghargaan berupa hadiah uang Rp 15 – 25 juta dengan kategori untuk kelurahan kecil sebesar Rp 15 juta, kelurahan sedang sebesar Rp 20 juta, dan kelurahan besar diberi hadiah sebesar Rp0 25 juta.
Hadir juga dalam kegiatan tersebut, antara lain Sekda Kota Mojokerto Gaguk Tri Prasetyo, asinten, sejumlah kepala OPD, camat, dan lurah se-Kota Mojokerto. (ywd)






































