SURABAYA | duta.co — Sebanyak 168 anak dari berbagai daerah ambil bagian dalam Junior Rapid Chess Championship 2026 yang berlangsung di BG Junction Mall Surabaya, Minggu (8/2/2026). Kejuaraan ini menjadi pembuka kalender kompetisi catur usia dini di awal tahun dan mendapat respons positif dari orang tua serta insan olahraga.

Turnamen hasil kolaborasi King Knight Creative dan Garam Cap Kapal tersebut mempertandingkan delapan kelompok usia, yakni U-6, U-8, U-10, dan U-12 untuk kategori putra maupun putri. Sistem pertandingan menggunakan Swiss System enam babak.

Tournament Director sekaligus Founder King Knight Creative, Henud Daulah, menyampaikan rasa syukur atas suksesnya pelaksanaan turnamen perdana tahun ini dengan jumlah peserta yang tinggi.

“Alhamdulillah hari ini kita sudah melaksanakan Cap Kapal Checkmate Junior Chess Championship 2026, ini yang pertama di tahun 2026. Turnamen menggunakan sistem Swiss enam babak dengan delapan kategori usia, mulai 6, 8, 10 hingga 12 tahun, baik putra maupun putri,” ujarnya.

Ia menambahkan, para peserta tidak hanya berasal dari Jawa Timur, tetapi juga datang dari luar daerah seperti Semarang dan Pekanbaru.

“Pesertanya bukan hanya dari Jawa Timur, tapi juga ada yang datang dari Semarang dan Pekanbaru. Ini menunjukkan antusiasme yang luar biasa terhadap pembinaan catur usia dini,” lanjut Henud.

Menurutnya, ajang ini menjadi agenda rutin bulanan hasil kerja sama King Knight Creative dan Garam Cap Kapal, sekaligus sarana pembinaan berkesinambungan bagi pecatur muda.

“Event ini rutin digelar setiap bulan. Mulai April hingga November, dan pada bulan November nanti akan kita kompetisikan antar juara tiap kategori. Para juara akan mendapatkan fasilitas untuk mengikuti turnamen catur standar internasional Cap Kapal Checkmate di BG Junction pada Desember 2026,” jelasnya.

Dukungan juga diberikan KONI Kota Surabaya. Ketua KONI Surabaya, Arderio Hukom, menilai kegiatan ini penting untuk membangun fondasi atlet sejak usia dini.

“Kami sangat mengapresiasi turnamen seperti ini karena menjadi fondasi penting pembinaan atlet sejak usia dini. KONI Kota Surabaya mendukung penuh kegiatan yang mampu melahirkan atlet berprestasi dan berkarakter,” kata Arderio.

Ia berharap sinergi antara komunitas olahraga, sponsor, dan pemerintah daerah terus diperkuat.

“Dengan dukungan yang berkelanjutan, kami berharap Surabaya dapat melahirkan pecatur-pecatur muda yang mampu bersaing di level nasional hingga internasional,” pungkasnya.

Junior Rapid Chess Championship 2026 diharapkan mampu memacu semangat anak-anak Surabaya dan sekitarnya untuk menekuni olahraga catur, sekaligus memperkuat ekosistem pembinaan atlet muda di Kota Pahlawan. (gal)