PROGRAM : Tiga belas ribu mahasiswa baru UB mengikuti program pengenalan kampus. (duta.co/dedik ahmad)

MALANG | duta.co -Universitas Brawijaya (UB) menyelenggarakan serangkaian kegiatan pengenalan kampus yang bertema Gerak Brawijaya, Lestari Indonesia. Program pengenalan ini dinamai Rangkaian Acara Jelajah Almamater Brawijaya (RAJA Brawijaya).

Kegiatan dibagi dalam tiga rangkaian, yaitu Pengenalan Kehidupan Kampus Universitas Brawijaya (PKKMU), Pengenalan Budi Pekerti dan Kepemimpinan (PBPK), serta Open House. Kegiatan PPKMU yang dilaksanakan selama tiga hari diadakan untuk mengenalkan kehidupan kampus sebelum Maba menjalani perkuliahan.

Agenda hari pertama (13/8/2019) adalah upacara penerimaan Maba yang diikuti 13.000 peserta, dibuka oleh Rektor UB Prof Dr Ir Nuhfil Hanani, AR, MS, dihadiri jajaran pimpinan universitas, fakultas dan lembaga. Acara ini dipusatkan di lapangan rektorat UB.

Prof Nuhfil mengatakan selama belajar di UB mahasiswa akan dalam aspek kognitif atau pikir, afektif atau sikap, dan psikomotorik atau keterampilan, oleh para dosen yang terdidik di bidang ilmunya dengan kualitas sebagai pendidik, pengajar dan pembimbing.

“Saya berharap nantinya saudara akan menjadi alumnus UB yang mempunyai kemampuan dan keahlian ilmiah, sikap, dan integritas terampil serta terpuji, tidak saja sebagai job seeker (pencari kerja), tetapi sebagai job creator (pencipta pekerjaan),” kata Nuhfil.

Tema RAJA Brawijaya tahun 2019 ini adalah “Gerak Brawijaya, Lestari Indonesia”, yang mengangkat nilai budaya dan lingkungan, dengan sub tema semangat keilmuan Brawijaya muda untuk meningkatkan pola pikir kritis, kreatif, dan solutif dalam membawa perubahan pada negeri.

Acara PKKMU diisi dengan berbagai atraksi menarik, antara lain tarian nusantara yang melibatkan 70 penari yang akan tampil sebagai bentuk penerapan nilai budaya di bumi Brawijaya. Acara lain berupa paduan suara oleh PSM, Marching Band, IMPALA, dan atraksi 10 Unit Kegiatan Mahasiswa (UKM) yang ada di UB.

Sementara itu, dalam kegiatan PK2MU kali ini akan ada pemecahan MURI permainan perkusi terbanyak yang akan dilakukan sebanyak 13.000 orang. Sebagai bentuk kepedulian terhadap gizi anak dan lingkungan, panitia menugaskan kepada mahasiswa baru untuk membawa susu untuk disumbangkan kepada orang yang membutuhkan. Susu yang terkumpul akan disalurkan oleh panitia beketja sama dengan ACT.

Untuk mengatur 13.000 maba, panitia membagi ke dalam 24 klaster, masing-masing klaster terdiri 600 orang. Mobilisasi maba untuk memasuki kampus dimulai pukul 04.45 dan dijadwalkan acara selesai pukul 16.00 WIB. dah

 

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry