Dr. Mu'arifin, M.Pd., Wakil Rektor III Universitas Negeri Malang (UM) saat divaksin.

MALANG | duta.co – Sejumlah 103 tenaga kependidikan dengan tugas tambahan Universitas Negeri Malang (UM) menjalani vaksinasi Covid-19. Ini  sebagai salah satu bentuk usaha dalam menghadapi Covid-19.

Wakil Rektor IV UM, Prof Dr H Ibrahim Bafadal MPd, menyampaikan banyak terimakasih terhadap RSI Unisma yang telah menyediakan vaksin bagi para pimpinan dan tenaga pendidik UM. “Saya ucapkan terimakasih banyak terhadap RSI Unisma karena telah memberikan fasilitas vaksin untuk para pimpinan UM, semoga tetap sehat dan terus berkarya,” ucapnya.

Ia menjelaskan, akan ada 103 orang dari para pimpinan dan tenaga pendidik khusus UM yang akan menjalani vaksinasi di RSI Unisma hari ini dan akan dibagi menjadi 4 gelombang. Untuk gelombang pertama diperuntukkan bagi Rektor, Wakil Rektor dan Staf Ahli, Para Pimpinan Fakultas serta Para Pimpinan Lembaga.

Ia berharap warga UM sehat semua sehingga segera bisa melaksanakan tugas dan fungsinya dalam proses pembelajaran. Kegiatan kuliah daring dirasa kurang maksimal dan kegiatan penelitian menjadi terhambat karena ada beberapa pembatasan akses.

“Harapan saya, semua warga UM bisa sehat kembali dan tetap mematuhi protokol kesehatan dan kita bisa aktif kembali menjalankan tugas dan fungsi kami selaku pendidik, peneliti dan abdimas,” ujarnya.

Direktur RSI Unisma, dr H Tri Wahyu Sarwiyata MKes, menyampaikan banyak terimakasih kepada pihak pimpinan UM atas kepercayaannya untuk melakukan vaksinasi di RSI. Wahyu berpesan, bahwa meski semua telah mendapatkan vaksin bukan berarti sudah terbebas dari virus Covid-19, semuanya setelah pemberian vaksin ini harus tetap melaksanakan peraturan 5M. Di antaranya, memakai masker, mencuci tangan, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas

“Bukan berarti setelah vaksin anda bisa bebas, namun seharusnya semuanya agar selalu mematuhi peraturan 5 M dari Pemerintah,” imbaunya. (dah)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry