Petugas KPU Lamongan saat verifikasi data ke Situng Jum'at (26/04). (DUTA.CO/Ardy)

LAMONGAN | duta.co – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Lamongan menyatakan hasil rekapitulasi penghitungan suara di tingkat kecamatan hingga tanggal 26 April hari ini, sudah 10 kecamatan yang sudah mengirimkan hasil rekapnya ke kantor KPU.

Komisioner KPU Lamongan Divisi SDM dan Parmas, MH Fathur Rahman mengatakan, 10 kecamatan tersebut di antaranya, Kecamatan Maduran, Bluluk, Karangbinangun, Sukorame, Mantup, Kembangbahu, Sarirejo, Sekaran, Kalitengah dan Sukodadi.

“Yang sudah selesai pleno dan sudah mengirimkan kotak suara ke kantor KPU sebanyak 10 kecamatan yang ada di wilayah Lamongan,” kata MH Fathur Rahman Jum’at (26/04/2019).

Fathur mengatakan, sisanya untuk 17 kecamatan masih belum selesai penghitunganya, sesuai dengan batas waktu yang sudah di tentukan tanggal 18 April hingga 4 Mei 2019 di tingkat PPK harus sudah selesai semua.

“Selanjutnya di KPU kab/kota diselesaikan tanggal 20 April hingga 7 Mei 2019, kemudian di tingkat provinsi tanggal 22 April hingga 12 Mei, ditingkat pusat sampai tanggal 25 April hingga 22 Mei mendatang,” jelasnya.

Di sisi lain, Sistem Informasi Penghitungan Suara (Situng) yang dilakukan KPU Lamongan nampaknya berjalan lambat. Pasalnya, hanya ada dua petugas KPU Lamongan yang diberikan KPU RI untuk melakukan entry data.

“Lambatnya proses verifikasi tersebut disebabkan minimnya jumlah personel, saat ini KPU Lamongan hanya memiliki 2 personel yang petugas melakukan verifikasi,”  ujar Komisioner KPU Lamongan Bidang Data dan Teknis, Nur salam.

Meski kekurangan personel, kata dia, KPU Lamongan tetap mengoptimalkan proses verifikasi bisa berjalan normal, sembari mengajukan tambahan personel kepada KPU RI sebanyak tiga orang.

Nursalam mengatakan, proses verifikasi di KPU Lamongan juga terkendala oleh lambatnya server internet, menurutnya, website resmi dari KPU untuk situng ini hanya satu, jika ada petugas lainnya yang membuka di komputer lain, tentunya tidak bisa.

“Kita hanya diberikan satu kata sandi saja,” tandasnya.

Nur Salam menjelaskan, kendala yang dialami KPU saat ini mengakibatkan jumlah suara pemilu 2019 ini yang terverifikasi pada situng baru hanya mencapai 17 persen, untuk entry C-1 Pilpres dan DPR RI serta lainnya sudah 90 persen, tetapi untuk tahapan verifikasi ini baru 17 persen. (ard)

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.