SURABAYA | duta.co – Tidak terasa, sedikitnya 9 daerah kabupaten/kota di Jawa Timur ikut berantakan menyusul gempa berkekuatan 6,7 magnitudo yang terjadi Sabtu (10/4/2021) pukul 14.00 WIB di barat daya Kabupaten Malang.

Gempa itu tepatnya di 90 km Barat Daya Kabupaten Malang, Jatim, dengan kedalaman 25 km. Dampak sementara, satu orang meninggal tertimpa bongkahan batu di jalur Lumajang–Malang. Selebihnya, sedikitnya sudah 9 daerah melaporkan kerusakan. Kab. Malang misalnya, kantor desa Majangtengah rusak ringan, rusak di Desa Majangtengah (dalam pendataan), Puskesmas Kec. Bantur.

Sementara di Kab. Lumajang selain 1 orang meninggal, ada korban luka ringan 1 orang. Di Kab. Pasuruan, Masjid Baiturohman rusak. Begitu juga di Blitar sejumlah bangunan berantakan. Kab. Trenggalek dilaporkan Kantor Kecamatan Durenan rusak ringan, Kantor Desa Cakul, Kec. Dongko rusak ringan. Dari Kab. Gresik dilaporkan rumah rusak ringan 1 unit. Pun Kota Blitar, RSUD Mardj Waluyo Kota Blitar berantakan. Kota Malang dilaporkan 1 rumah rusak sedang, 2 unit rumah rusak berat.

Kota Kediri pun tersambar gempa. Kabarnya Gedung IIK Baktiwiyata rusak ringan. Bahkan gempa juga terasa sampai Ngawi, Madiun, Ponorogo, Pacitan, Tuban dan Nganjuk. Kini Pemprov Jatim terus berusaha membantu warga.

“BPBD Prov. Jatim berkoordinasi dengan 38 Kab/Kota untuk perkembangan terkait dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut. Juga berkoordinasi dengan BMKG terkait potensi tsunami maupun adanya gempa susulan. TRC BPBD Kab. Lumajang menuju lokasi kejadian untuk evakuasi korban tertimpa bongkahan batu. Agen Bencana dan TRC menyisir wilayah Kab/Kota untuk menggali dampak yang ditimbulkan akibat gempa tersebut,” demikian laporan Kalaksa BPBD Prov. Jawa Timur. (*)

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry