Para peserta yang lolos tes CAT sedang diverifikasi datanya. DUTA/istimewa
SURABAYA | duta.co – Setelah lolos seleksi administrasi program pola pembibitan Politeknik Penerbangan (Poltekbang) Surabaya, 1.890 peserta  kini mengikuti tes seleksi.
Tes Seleksi Penerimaan Calon Taruna (Sipencatar)  2019 itu digelar selama lima hari mulai 15 Mei hingga 19 Mei di Badan Kepegawaian Negara Kantor Regional II (BKN Kanreg II) Surabaya.
Jika lolos, peserta program pola pembibitan Poltekbang Surabaya ini nantinya akan langsung diangkat menjadi calon  Aparatur Sipil Negara (ASN) di Kementerian Perhubungan (Kemenhub).
Sebelum menjadi ASN, mereka yang lolos tes keseluruhan akan mengikuti pendidikan jenjang diploma tiga (D3) di Poltekbang Surabaya. Khusus tahun ini, Kemenhub mematok kuota hanya 144 orang untuk pola pembibitan di Poltekbang.
Tes awal yakni Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan sistem Computer Assisted Test (CAT).
Direktur Poltekbang Surabaya Setiyo mengatakan falam tahapan ini banyak peserta yang lolos. Namun  masih ada sejumlah tahapan tes lainnya yang akan dijalani oleh para peserta.
Tes ini ada passing gradenya masung-masing 85, 75 dan 143. Mereka harus memenuhi ketiga nilai minimal itu untuk bisa lolos. Jadi saat mengerjakan peserta jangan fokus hanya di satu soal, kerjakan yang bisa dulu dan jangan ada yang kosong.
“Tes harus memperhatikan waktu dan ini sudah standar BKN,” ujar Setiyo ditemui saat memantau para peserta tes di Kantor BKN Kanreg II Surabaya, Sabtu (18/5).
Tes SKD ini juga bisa langsung diketahui hasilnya. Sehingga para peserta yang telah selesai tes bisa melihat apakah lolos atau tidak. Bagi peserta yang lolos bisa melanjutkan tahapan tes lainnya nanti.
Ia menjelaskan tes selanjutnya adalah tes Tes Potensi Akademik yang akan digelar di Kampus Poltekbang, Jalan Jemur Andayani.
Diketahui, Poltekbang siap menampung kuota sebanyak 144 peserta pola pembibitan untuk enam kelas.
Masing-masing dua kelas D3 Teknik Listrik Bandara, satu kelas D3 Manajemen Transportasi, satu kelas D3 Teknik Pesawat Udara dan satu kelas D3 Komunikasi Penerbangan.
Pihaknya meyakini para peserta yang lolos tes adalah orang-orang pilihan yang bisa memenuhi standar kebutuhan ASN di Kemenhub.
“Mereka ini calon-calon kader ASN terbaik jika bisa memenuhi seluruh tahapan seleksi. Dengan soal standar BKN ini kita bisa mendapatkan calon SDM yang memenuhi kriteria untuk menjadi ASN. Harapannya peserta mampu mengikuti proses akdemiknya yang ada di sekolah nanti,” imbuhnya. end

Tinggalkan Balasan

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.