SURABAYA | duta.co – Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Jawa Timur telah melantik 1.002 pejabat fungsional dalam upaya penyederhanaan birokrasi. Jumlah ini adalah yang disetujui Kemenpan RB, dari 1.500 pejabat struktural yang telah diajukan.

Pelantikan dilaksanakan marathon jelang pergantian tahun.

Kepala BKD Jawa Timur Indah Wahyuni mengatakan, pelantikan dilaksanakan 29 Desember 2021 yang lalu untuk pejabat struktural eselon III dan IV. Kemudian dilakukan pelantikan kembali ini pada 31 Desember 2021 menjadi pejabat fungsional.

“Pelantikan kembali dilakukan karena kita punya kewajiban melaksanakan penyederhanaan birokrasi. Tanggal 31 Desember 2021 ini menjadi batas akhir. Kalau tidak dilaksanakan pada tanggal itu, kalau ada pelantikan penyederhanaan kompetensi harus dilakukan impassing, ada uji kompetensinya,” ujarnya, Kamis (6/1/2021).

Menurutnya Jawa Timur baik provinsi, kabupaten maupun kota sudah melaksanakan pelantikan semua. “Bahkan ada yang menggelar pelantikan hingga jam 10 hingga 12 malam,” ungkapnya.

Yuyun mengatakan dari 1002 jabatan yang dilantik tersebut, untuk eselon III yakni di Sekretariat dan Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP). Menurutnya yang di Sekretariat adalah Biro Pengadaan Barang dan Jasa (PBJ), Biro Administrasi Pembangunan (Adpim), Biro Umum dan Biro Organisasi. Sedangkan lainnya, lanjut Yuyun, disetarakan menjadi fungsional.

“Kenapa pelantikan tersebut kita lakukan dengan cepat karena memperhatikan SPMT (surat perintah melaksanakan tugas). Jadi setelah dilantik sebagai pejabat struktural, maka setelah itu diberhentikan dari pejabat strukturan baru dilantik kembali menjadi pejabat fungsional. Tujuannya agar tidak ada kekosongan hukum,” jelasnya.

Kemudian untuk eselon III ada yang menjadi Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) dan ada Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) maka ada yang harus ditandatangani terkait administrasi keuangan maupun lainnya. Menurutnya sesuai saran Inspektorat dan Badan Pengelolaan dan Aset Daerah (BPKAD) maka SPMT diberikan 3 Januari 2022. “Jadi Jatim sudah semua dilakukan penyederhanaan birokrasi, karena ini program dari pusat,” katanya.

Lebih lanjut Yuyun mengatakan kenapa jumlah eselon yang dilantik sebanyak itu Kasubag TU di SMA, SMK dan SLB juga ikut dilantik. Dari jumlah 1002 eselon yang dilantik ada 337 eselon III. “Dan yang dilantik jadi fungsional ada 19,” pungkasnya. Zal

Bagaimana Reaksi Anda?
Like
Love
Haha
Wow
Sad
Angry