Friday , July 28 2017
BANDAR :  Kapolres Bangkalan AKBP Anisullah M Ridha menunjukkan tersangka dan barang bukri sabu-sabu kepada wartawan di Mapolres Bangkalan, Senin (09/01). DUTA/amin

Usai Layani Pembeli, Dua Bandar Diciduk

BANGKALAN – Dua bandar narkoba di Kabupaten Bangkalan bernasib apes. Usai melayani pembeli keduanya diciduk polisi. Suhdi bin Hayat (37) warga Desa  Sabiyan Kecamatan Kota salah satunya. Dari tangan tersangka polisi mengamankan 19 kantong plastik klip kecil berisi sabu-sabu (SS) dengan total berat kotor 23,96 gram.

“Jadi tersangka ini mengemas sabu per paket yang harga bervariasi, ada paket Rp 200 ribu, Rp 250 ribu, Rp 150 ribu, Rp 350 ribu dan paket Rp 400 ribu yang ditulis di bungkus plastik,” kata Kapolres Bangkalan, AKBP Anisullah M Ridha, Senin (09/01).

Dijelaskan Anis bandar SS ini ditangkap di rumahnya.  Saat ditangkap tersangka  sedang menimbang SS untuk dimasukan ke dalam plastic klip kecil atau poketan kecil. “Kemudian dilakukan pemeriksa dan penggeledahan,  ditemukan barang bukti dan barang bukti langsung dibawa ke Polres bangkalan untuk dilakukan pemeriksaan lebih lanjut,” jelas Anis.

Bandar sabu lainnya yang ditangkap jajaran Resanrkoba Polres Bangkalan adalah Mat Safi (34) warga Dusun Jetrebung Desa Tanjung Bumi Kecamatan Tanjung Bumi. “Pennagkapan Mat Safi ini  berdasarkan dua orang yang membeli sabu kepada dia. Kedua orang yang ditangkap terlebih dahulu itu adalah Efendi (37)  dan Sodikin (30) keduanya warga Dusun Padadang Desa Tanjung Bumi Kecamatan Tanjung Bumi,” terangnya.

Selain menangkap dua orang bandar SS itu kata Anisullah M Ridha, Satnarkoba juga telah menangkap dua orang yang diketahui telah menyimpan narkotika jenis sabu. Kedua tersangka itu adalah Mohammad Cholik  (33) Warga desa Mrecah kecamtan Tanah Merah Kabupaten Bnagkalan berk-KTP Sidokare Asri Kecamatan Candi Sidoarjo dan Rofi,i (34) warga Desa Batangan Kecamatan Tanah Merah.

Ditambahkan Anissulah M ridha, para tersangka diancam dengan pasal 114 ayat (2) jo pasal 112 ayat (2)  UU No. 35 tahun 2009. “Ancaman hukumannya diatas 5 tahun penjara,” pungkasnya. (min)

 

 

Check Also

Program KB Sukses Tekan Pertumbuhan Penduduk, Jatim Bertambah 0,610 Persen

PONOROGO | duta.co-Program Keluarga berencanan ( KB) di Jawa Timur diklaim Gubernur Jatim, Soekarwo mencapai …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *