Wednesday , June 28 2017
PULAU Merah jadi destinasi andalan di Banyuwangi.

Sumbar-Pemalang Sinau Wisata di Banyuwangi

BANYUWANGI | duta.co – Pariwisata Kabupaten Banyuwangi Jawa Timur berkembang cukup pesat dalam beberapa tahun terakhir. Hal ini menarik daerah lain untuk belajar pada Tlatah Blambangan ini. Saat ini dua daerah tengah melakukan studi wisata di Banyuwangi.

 

Selain inovasi pelayanan publik, hal yang banyak dipelajari dari Banyuwangi memang terkait pengembangan sektor pariwisata. Kabupaten Pemalang, Jawa Tengah dan Sumatera Barat sekarang sedang belajar soal pengelolaan wisata di daerah ini.

Tidak tanggung-tanggung, kabupaten yang berada di tengah Pulau Jawa itu, belajar pelayanan publik dan pariwisata di Kabupaten paling ujung timur pulau Jawa itu sambil membawa rombongan besar dalam kunjungan yang diberi tajuk studi eksplorasi tersebut.

Selain Bupati, Wakil Bupati, Sekretaris Daerah, beberapa kepala dinas dan camat, serta 50 anggota DPRD Kabupaten Pemalang ikut dalam kunjungan ini. Total rombongan sekitar 120 orang.

“Rombongan besar ini  akan belajar tentang pelayanan publik, peningkatan PAD, pengelolaan keuangan hingga Adipura,” kata Junedi, Bupati Pemalang saat gala dinner di Pendopo Saba Swagatha Blambangan, Rabu (3/5/2017) malam.

Menurutnya, Banyuwangi telah berhasil menjadi kota pariwisata. Dirinya melihat even Banyuwangi Festival tentunya memberikan dampak bagi masyarakat. Selain itu, peranan masyarakat dalam ikut serta mengembangkan pariwisata dan event-event festival, menjadi salah satu daya tariknya.

“Peran serta masyarakat dalam menyukseskan berbagai festival yang digelar tiap tahun, bahkan sampai 72 kegiatan,” katanya.

Tak hanya Kabupaten Pemalang, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat (Sumbar) juga datang dan belajar berbagai hal di Banyuwangi. Asisten II Pemprov Sumbar Syarifudin yang datang bersama beberapa kepala dinas belajar pengelolaan pariwisata dan pelayanan publik di Banyuwangi.

“Potensi pariwisata yang dimiliki oleh Sumbar ini, cukup banyak. Namun, belum tergarap dengan baik. Untuk itu, kita ingin belajar kepada Banyuwangi terkait dengan pariwisata dan penyelenggaraan berbagai festival,” ungkap Syarifudin.

Sementara itu, Wakil Bupati Banyuwangi Yusuf Widiyatmoko  mengungkapkan kemajuan Banyuwangi adalah bagian dari kerja keras semua pihak.

“Pemerintah dan masyarakat bahu membahu dalam mengembangkan Banyuwangi. Inilah, saya kira, yang menjadi kunci sukses Banyuwangi hingga seperti ini,” ungkapnya.

Bupati Banyuwangi Abdullah Azwar Anas yang menyambut melalui layanan fice time menambahkan, pengembangan pariwisata sebenarnya merupakan bagian dari konsolidasi masyarakat.

“Dengan pariwisata ini kami mengkonsolidasi masyarakat, mengubah mindset dan budaya masyarakat untuk bergerak bersama membangun Banyuwangi,” katanya.

Kedua rombongan ini direncanakan akan mengunjungi beberapa tempat. Mulai dari lounge Pemkab Banyuwangi, beberapa pelayanan publik di desa dan beberapa tempat pariwisata. sam, det

Check Also

Pengusaha Mengeluh ‘Gagal Panen’ saat Lebaran

JAKARTA | duta.co – Selama Ramadhan dan Lebaran 2017 ini terkesan tak ada gejolak kenaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *