Monday , June 26 2017
Risma bermain basket saat meresmikan SMPN 55 Kamis (05/01). DUTA/wiwiek

SMPN 55 Gunakan Guru Bantu

SURABAYA – Wali Kota Surabaya Tri Rismaharini, Kamis (05/01) meresmikan SMPN 55. Peresemian ini dilakukan secara bertahap di lima SMP baru di Surabaya. Sayangnya, meskipun oembelajaran sudah berjalan selama satu semester, pegawai dan guru di lima sekolah tersebut masih diperbantukan.

Risma mengungkapkan, lima SMP baru yang diresmikan yaitu SMPN 55, SMPN 56, SMPN 57, SMPN 58, dan SMPN 59. Selain itu peresmian juga dilakukan ke SMP yabg sempat direlokasi yaitu SMPN 46. Karena kurangnya tenaga guru PNS, saat ini di lima  sekolah tenaga pengajarnya masih menggunakan guru diperbantukan.

“Kapala Sekolahnya memang masih pejabat pelaksana tugas (Plt). Sok emben dilantik,” ungkapnya ketika ditemui usai peresmian di SMPN yang terletak di Jalan Pagesangan Mulia, Jambangan Surabaya.

Menurutnya didirikannya sekolah baru ini juga menyesuaikan angka kebutuhan sekolah di tingkat SMP. Sebab berdasarkan kajian yang ia dapat dari Dispendukcapil, jumlah siswa SD semakin meningkat. Sehingga perlu adanya penambahan sekolah lanjutannya. “Kalau SD saya tambah ruang kelas, saya tingkat 3. Karena pertimbangan sekolah baru juga butuh guru dan manajemen sekolah lagi. Padahal junlahnya saat ini masih kurang,”jelasnya

Walikota berharap setiap kelas dilengkapi pc dan lcd projector. Setiap sekolah juga diharapkan dapat dilengkapi dengan laboratorium ipa, ips, matematika, dan bahasa. Walikota juga berpesan agar kegiatan ekstrakurikuler didukung penuh oleh sekolah..

Menurutnya, para siswa perlu dibekali dengan kemampuan tambahan dalam mengembangkan bakat dan potensinya. Oleh karena itu Pemkot Surabaya saat ini tengah menyiapkan berbagai fasiitas sarana dan prasarana agar nantinya para siswa dapat memiliki bekal kemampuan tambahan. “Jika perlu kita nanti mendatangkan tenaga-tenaga professional untuk melatih para siswa,” lanjutnya.

Walikota menuturkan, kegiatan anak-anak harus diisi dengan kegiatan positif. Anak-anak harus dilatih secara fisik karena tantangan ke depan semakin besar. Ia berterima kasih kepada para guru karena dalam tiga tahun terakhir angka kehamilan di luar nikah siswa dapat ditekan. (end)

Check Also

Jalur Mandiri UINSA Lebih Banyak, Karena Ada Sisa dari Jalur Ujian Masuk (UM) dan SPAN PTKIN

SURABAYA | duta.co – Jalur Mandiri Universitas Islam Negeri Sunan Ampel Surabaya (UINSA) akan lebih …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *