Thursday , July 27 2017
NDW: Kepala Perpustakaan PBNU, Syatiri Ahmad menunjukkan aplikasi NDW yang sudah terinstal di smartphone di stan NU Xpo, Kamis (22/21).|DUTA/ABD. AZIZ

Rilis Aplikasi Perpustakaan PBNU Online

Dari Gelaran NU Xpo 2016 di JX Surabaya

NDW: Kepala Perpustakaan PBNU, Syatiri Ahmad menunjukkan aplikasi NDW yang sudah terinstal di smartphone di stan NU Xpo, Kamis (22/21).|DUTA/ABD. AZIZ

SURABAYA – Warga Nahdliyin saat ini tidak perlu repot-repot datang ke perpustakaan PBNU untuk membaca beberapa literatur tentang ke-NU-an. Kini, perpustaan NU sudah ada di genggaman.

Ya, melalui aplikasi NU Digital World (NDW), perpustakaan PBNU bisa diakses secara digital. Aplikasi berbasis android ini merupakan produk teknologi informasi yang disiapkan untuk semua kebutuhan warga nahdliyin terhadap buku-buku khazanah NU.

Kepala Perpustakaan PBNU Syatiri Ahmad menjelaskan, untuk mendapatkan aplikasi ini cukup mudah. Cukup diakses melalui www.nudigitalworld.com, atau melalui playstore, daftarkan diri Anda dengan aktivasi via email.

“Aplikasi ini kontennya adalah perpustakaan, buku-buku yang kita tampilkan tentang khazanah NU, pendidikan, keorganisasian, pengembangan SDM, kebudayaan, pemberdayaan ekonomi dan lainnya,” ujarnya saat ditemui di stan NU Xpo, Kamis (22/21).

Pria asli Bekasi ini mengatakan, spirit pengembangan perpustakaan digital ini adalah ingin mempermudah warga Nahdliylin mendapatkan buku bacaan tentang khazanah NU. Terutama pengurus-pengurus baru supaya paham tentang NU.

“Ada cerita profesor dari Italia datang ke perpustakaan PBNU hanya untuk membaca koleksi-koleksi kami, dia butuh biaya banyak untuk datang ke Jakarta. Nah ini kalau dialami oleh warga NU, terutama yang ekonomi pas-pasan kan kasihan,” ujarnya.

NDW, lanjutnya, merupakan perpustaan bersama untuk lembga dan badan otonom NU. Isinya mulai khazanah NU, karya-karya intelektual, dokumen organisi, keputusan muktamar, AD/ART NU dari masa ke masa, aturan orgnaisasi, hasil keputusan organisasi dan lainnya.

Syatiri mengungkapkan, pelaksana program NDW ini adalah Lakpesdam PBNU bekerja sama dengan  jaring laba bersama (JLB) Indonesia. Koleksi buku-buku NDW dapat diakses secara gratis.

“Kita akan kembangkan juga dengan bersyarat, membaca harus membayar dulu, itu buku-buku yang kerja sama dengan penerbit,” terangnya.

Sampai saat ini yang download aplikasi ini sudah mencapai di atas 2000 pengguna. Ke depan, perpuatakaan digital ini juga akan menampilkan buku-buku karya internasional. Saat ini, koleksi yang ditampilakan sebatas karya internal NU.

Muhammad Zaky yang bertugas input buku-buku NU menjelaskan, literatur yang ditampilkan di NDW sudah mencapai 1.900 buku. Layaknya perpustakaan, koleksi yang bisa dibaca maksimal lima buku. Masing-masing buku paling lama 14 hari.

“Jadi seperti perpustakaan beneran, setelah jatuh tempo buku yang dipinjam akan hilang sendirinya dari HP,” tegasnya. azi

Check Also

Mokong! Tergugat Abaikan Teguran Pengadilan, Ahli Waris Desak Eksekusi Lahan Transmart

SURABAYA | duta.co – Sumarso, penasihat hukum Soehartono, selaku penggugat lahan yang terletak di jalan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *