Friday , August 18 2017
STABILITAS: Sidak harga kebutuhan pokok di Pasar Setono Betek dilakukan TPID Kota Kediri dipimpin Wawali Ning Lik (duta.co/Humas Pemkot)

Pasar Murah Ramadan Mampu Stabilkan Harga Kebutuhan Pokok

KEDIRI| duta.co –Digelarnya Pasar Murah Ramadan Kota Kediri digelar bergantian sesuai jadwal di masing – masing kelurahan, terbukti memberikan pengaruh besar terhadap tingkat stabilitas harga bahan pokok di sejumlah pasar Kota Kediri.

Ditemui usai meninjau pelaksanaan hari terakhir Operasi Pasar Murah (OPM), Ning Lik bersyukur upaya Pemerintah Kota  bersama TPID Kota Kediri menstabilkan harga berjalan lancar.

“Alhamdulillah Operasi Pasar Murah lancar dan sukses. Semoga kedepannya harga pasaran bisa stabil hingga lebaran usai agar masyarakat bisa membeli bahan pokok dengan harga yang wajar,” ujarnya. Seperti sebelumnya, Ning Lik juga turut langsung melayani pembeli yang datang. “Silakan bu, monggo disini harganya lebih murah,” tawarnya kepada pembeli dengan senyum manisnya.

Warga Kelurahan Lirboyo pun seakan tidak mau melewatkan kesempatan tersebut sudah datang sejak pukul 8 pagi, Senin (19/6/2017). Dalam OPM ini, tersedia beberapa komoditas seperti beras  dengan harga Rp 45.000 per pack dengan satuan 5kg, gula dengan harga Rp 10.500 per kg, telur dengan harga Rp 15.000 per kg, minyak goreng dengan harga Rp 10.000 per botol 900 ml . Untuk di ketahui, hari terakhir OPM hari ini diselenggarakan di 2 lokasi kelurahan yaitu Lirboyo dan Kaliombo.

Selepas meninggalkan lokasi Pasar Murah, Ning Lik kemudian menuju ke Pasar Setono Betek untuk sidak pasar bersama TPID Kota Kediri dan 2 orang perwakilan dari Kementerian Perdagangan. Dipilihnya pasar ini sebagai tempat sidak, selain karena pasar berada di lokasi strategis perekonomian Kota Kediri, di pasar inilah tempat berjualan tiga orang pedagang binaan Kementerian Perdagangan.

Eko Purwo Santoso petugas sidak dari Kementerian Perdagangan menuturkan bahwa sidak ini digelar untuk melakukan penetrasi pasar atau pamantauan harga eceran tertinggi yang ada di pasar dapat sejalan dengan HET yang ditetapkan Permendag No. 27 Tahun 2017.

Selain untuk pemantauan harga, kementerian juga memastikan ketersediaan pasokan bahan pokok dan kelancaran stok untuk pedagang. Daftar HET yang ditetapkan Permendag no 27 tahun 2017 adalah Beras Medium dengan harga Rp 9.500/kg, Minyak Goreng Kemasan Sederhana dengan harga Rp. 11.000/lt, Gula Pasir dengan harga Rp. 12.500/kg dan Bawang Putih dengan harga Rp. 30.000/kg.

Sedangkan untuk daging beku dijual dengan harga Rp. 80.000/kg, daging segar Rp. 98.000/kg untuk paha depan, Rp. 105.000/kg untuk paha belakang, Rp. 80.000/kg untuk sandang lemur, Rp. 50.000/kg untuk tetelan.

Di kesempatan yang sama, Aris salah satu pedagang ayam meminta adanya standarisasi harga untuk ayam agar kestabilan harga di pasaran dapat terjaga. Sekretaris Paguyuban Pedagang Pasar Setono Betek Suwita juga menambahkan kalau bisa ada tempat penyembelihan hewan atau diberikan lebel tersendiri pada daging yang sudah di standarisasi.

“Kami berharap saat pembangunan pasar selesai dilakukan, semoga bisa diberikan mode zona sesuai dengan komoditas barang agar dalam menjaga kestabilan harga bisa diterapkan dan tidak akan ada monopoli harga dari pedagang yang memiliki modal besar,” ungkapnya. (nng)

 

Check Also

2 Istri Nelayan Dapat Santunan Asuransi

PASURUAN | duta.co — Dua nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yakni Kosim (58), warga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *