Friday , August 18 2017
Mariah Idrissi (duta.co/HM)

Mariah Idrissi, Hijaber Pertama di Agensi Model Ternama Eropa

Mariah Idrissi (duta.co/HM)

INGGRIS | duta.co – Pada akhir 2015 lalu, nama Mariah Indrissi, berhasil menjadi sorotan karena membintangi iklan untuk kampanye terbaru dari brand high-street H&M. Dia menjadi perbincangan karena merupakan wanita berhijab pertama yang menjadi wajah dari label asal Swedia tersebut.

Hijabers berusia 24 tahun itu tampil di iklan ‘Close the Loop’ yang memperlihatkan koleksi terbuat dari daur ulang pakaian lama. Kampanye ini memiliki tujuan untuk memanfaatkan bahan yang masih bisa dipakai lalu mengubahnya dengan desain terbaru serta menampilkan beragam budaya. Salah satu keragaman budaya yang dimaksud bagaimana seorang wanita muslim juga bisa memadupadankannya dengan hijab mereka.

Ketika Mariah tampil dalam kampanye tersebut, sempat timbul pro-kontra. Meski demikian, wanita besar di London ini tetap eksis dan memberikan banyak peluang baru dalam kariernya. Bahkan di akhir 2016, ia dikabarkan ditawari masuk agensi model ternama Inggris dan kini sudah bergabung di dalamnya.

Dilansir dari Daily Mail, Mariah bukan tipe model pada umumnya yang memiliki tubuh tinggi dan langsing karena bentuk badannya juga cenderung curvy. Namun karena ia berhijab membuatnya tampak berbeda dari model lainnya.

Tidak hanya itu, Mariah juga mempunyai paras yang menawan dengan warna kulit cokelat eksotis, bibir tebal, dan mata besar. Belum lagi ia yang kian populer setelah menjadi model H&M.

Wanita yang bekerja di London’s Westfield itu kini ditawari masuk ke agensi model ternama Inggris dan Eropa, Select Model Management. Ia pun disebut-sebut sebagai model berhijab pertama yang bergabung dengan agensi model tersebut.

“Aku tidak tahu apa aku model berhijab pertama atau tidak tapi orang-orang mengatakan kalau aku menciptakan terobosan,” ujar Mariah.

Sebagai seorang role model sekarang, Mariah pun menuturkan kalau banyak wanita kini yang lebih senang tampil lebih tertutup. Sebenarnya tren modest wear bukan hanya untuk wanita muslim melainkan perempuan secara global.

“Ini (modest wear) bukan hanya untuk wanita muslim. Aku pikir kita semua lelah dengan seksualitas wanita yang sering diperlihatkan dan modest wear menjadi alternatif untuk tampilan yang baru,” tambahnya.

Mariah mengaku merasa senang dengan perkembangan tren modest wear yang kian pesat. Ketika ia diminta menjadi pembicara di berbagai acara, Mariah mengatakan kalau dirinya melihat banyak gadis-gadis muda yang berpakaian dengan hijab dan menjadi diri mereka sendiri. Ini menandakan kalau busana hijab juga bisa membuat wanita terlihat cantik dan modis.

“Aku pikir tren modest wear juga bisa meringankan beberapa tekanan pada gadis-gadis muda sehingga mereka nyaman menjadi diri sendiri dan mengenakan apa yang mereka inginkan bukan karena paksaan. Kamu tetap bisa terlihat menarik walaupun memakai busana tertutup,” jelas Mariah.

Pemilik salon muslimah bernama ‘Marrakesh’ di London itu juga menuturkan kalau menjadi model berhijab mempunyai banyak tanggung jawab. Selain harus tetap setia dengan imannya, ia juga perlu berbuat sesuatu agar bisa menginspirasi wanita muslim lainnya.

Salah satu yang dilakukan adalah mengajak semua wanita berpakaian tertutup setiap Senin. Dengan hashtag #ModestMonday, ia mendorong lebih dari 45 ribu pengikut Instagram-nya agar menerapkan tren modest wear selama satu hari.

Kini Mariah sudah bergabung dengan agensi model Select dan mendapat beragam tawaran untuk pemotretan dari brand-brand yang populer secara global. Kesuksesannya tersebut ternyata juga menuai komentar negatif di media sosial. Meski demikian ia berusaha mengatasinya dengan bijak.

“Kau tidak akan pernah bisa menyenangkan semua orang. Ada begitu banyak pilihan di luar sana. Jika ada komentar buruk aku akan mengevaluasinya tapi ketika mereka hanya cenderung mengulang-ulang komentar yang sama dan aku hanya akan menghapusnya,” ujar Mariah. net

Check Also

2 Istri Nelayan Dapat Santunan Asuransi

PASURUAN | duta.co — Dua nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yakni Kosim (58), warga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *