Wednesday , June 28 2017
Tampak monyet dan gajah kegemukan gara-gara ikuti pola hidup manusia. (FT/KOMPAS)

Gegara Tiru Manusia, Monyet dan Gajah itu Jadi Obesitas

BANGKOK | duta.co – Kebanyakan pola hidup manusianya tidak sehat. Baik dari sisi makan, istirahat, olah raga, bahkan cara bekerja. Pola ini kalau diterapkan untuk binatang, ternyata hasilnya juga jeblok. Buktinya monyet yang hidup dekat manusia bisa mengalami obesitas. Kegemukan itu terjadi karena makan makanan manusia dan belajar kebiasaan yang sama seperti jarang olah raga.

Lihatlah kisah Uncle Fatty, monyet dengan bobot sekitar 15 kilogram, itu selama ini hidup di dekat pasar apung Thailand. Menurut ahli biopathologi University of Guelph, Kanada ,Patricia Turner mengatakan, umumnya bobot seekor monyet hanya enam hingga tujuh kilogram. Wanita yang sempat meneliti obesitas pada monyet Macaca itu menjelaskan, sama seperti manusia, obesitas pada monyet juga disebabkan asupan kalori yang berlebih.

Inilah yang dialami Uncle Fatty saat ini, karena ia hidup di lingkungan ramai manusia, ia belajar meniru kebiasaan manusia. Sehingga tak heran bila monyet pun menghadapi ancaman obsesitas dan gangguan metabolisme seperti diabetes.

Dalam kasus Uncle Fatty, persoalannya jelas, kebanyakan makan. Ia tinggal di dekat pasar apung di mana turis yang melintas sering memberi makan. ”Uncle Fatty jadi gendut karena ia makan apa saja yang diberi manusia,” kata Turner seperti dikutip Live Science, belum lama ini.

Uncle Fatty, kata Turner, butuh bantuan. Beberapa makanan bisa meningkatkan bobot tubuh dengan cepat seperti makanan bergula dan  berlemak. Saat asupan kalori berlebih tidak diiringi olah raga yang cukup, terjadilah kegemukan.

Untuk menolong Uncle Fatty, para relawan memindahkannya ke pusat hidupan liar yang berjarak 161 kilometer dari pasar apung. Di sana Uncle Fatty akan diberi makanan lebih sehat.

Dulu, obesitas pada hewan sangat jarang. Hidup berdampingan dengan manusia, hewan-hewan liar yang semula harus mencari makan jadi mudah mendapat makanan. Aktivitas fisik mereka berkurang sementara makanan manusia makin banyak yang mereka makan.

Studi yang dilakukan University of Alabama pada 2014 menemukan, 40 persen gajah di kebun binatang di kebun binatang lokal mengalami obesitas. Sadar akan hal itu, pengelola kebun binatang kini lebih kreatif dengan menyajikan pakan rendah gula dan lemak bagi hewan-hewan. (rep)

Check Also

Pengusaha Mengeluh ‘Gagal Panen’ saat Lebaran

JAKARTA | duta.co – Selama Ramadhan dan Lebaran 2017 ini terkesan tak ada gejolak kenaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *