Tuesday , June 27 2017
Sejumlah massa mengenakan seragam Pertamina dan membawa sejumlah poster berkumpul di depan Jalan Perak Barat No 277 Surabaya

Di Surabaya Sopir Pertamina Juga Mogok, Ini Tuntutannya…..

SURABAYA | duta.co – Sejumlah massa mengenakan seragam Pertamina dan membawa sejumlah poster berkumpul di depan Jalan Perak Barat No 277 Surabaya tepatnya  di depan PT Pertamina Patra Niaga Surabaya.

Terdengar pula suara teriakan dari orasi yang disampaikan oleh pemimpin aksi unjuk rasa tersebut. Kendati demikian, truk pengangkut bahan bakar minyak masih berseliweran keluar masuk depo pengisian BBM tersebut.

Aksi unjuk rasa yang berjumlah 100 orang dengan atribut awak mobil tangki (AMT)  tersebut bukan tanpa alasan, ternyata banyak juga tuntutan yang mereka inginkan agar dipenuhi oleh tempatnya bekerja.

Berikut merupakan 13 tuntutan para demonstran yang mayoritas bekerja sebagai sopir truk tangki di PT. Pertamina Patra Niaga Surabaya:

  1. Hapuskan sistem kontrak outsourcing di lingkungan kerja PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Tbk.
  2. Angkat seluruh angkat seluruh kru awak mobil tangki pt pertamina patra niaga sebagai karyawan tetap di pt pertamina patra niaga dan melaksanakan isi nota pemeriksaan sudinakertrans Jakarta Utara Nomor 4750/-1.838 tertanggal 26 September 2016
  3. Angkat crew awak mobil tangki PT. Elnusa Petrofin dari Makassar dan crew Awak Mobil Tangki (AMT) di Jambi sebagai pekerja tetap di PT. Elnusa Tbk.
  4. Terapkan waktu kerja 8 jam sehari dan hapus sistem performansi serta bayarkan upah lembur sesuai ketentuan kepenakertrans KEP-102/MEN/VI/2004 apabila crew AMT bekerja melebihi waktu kerja 8 jam sehari.
  5. Bayarkan iuran BPJS secara rutin untuk menghindari penolakan dari pihak rumah sakit atau klinik apabila crew AMT menderita sakit atau menjalani insiden kecelakaan kerja.
  6. Hentikan sistem blokir upah dan absen fingerprint crew AMT apabila mengalami insiden kecelakaan kerja atau indisipliner karena terhadap tindakan indisipliner sejatinya diperlakukan pengenaan surat peringatan bukan blokir upah atau absen fingerprint.
  7. Batalkan pemutusan hubungan kerja terhadap PT. Pertamina Patra Niaga yang sudah dilakukan oleh pihak vendor PT. Sapta Sarana Sejahtera dan PT. Garda Utama Nasional di Jakarta, PT. ceria utama abadi di Tasikmalaya dan PT. Absolute service di Lampung.
  8. Bayarkan pesangon kepada crew AMT PT. Pertamina Patra Niaga dan PT. Elnusa Petrofin di Makassar yang sudah memasuki usia pensiun dengan memperhitungkan masa kerja setiap crew awak mobil tangki yang bersangkutan.
  9. Bayarkan upah kepada 24 orang crew AMT cepat panjang yang sudah di PHK secara sepihak oleh PT. Absolute service yang terhitung sejak crew AMT tersebut tidak dipekerjakan di lingkungan kerja PT. Pertamina Patra Niaga, Depot Panjang Lampung.
  10. Bayarkan pesangon dan upah proses bagi pekerja yang bertugas sebagai office boy atau cleaning service serta petugas Krani di PT. Pertamina Patra Niaga Plumpang yang sudah di-phk oleh manajemen sejak bulan September 2016.
  11. Berikan hak atas cuti tahunan bagi setiap crew AMT yang sudah menjalani berikan hak atas cuti tahunan bagi setiap crew amd yang sedang menjalani masa kerja selama 1 tahun dan cute panjang bagi keluarga yang sedang menjalani masa kerja lebih dari 7 tahun.
  12. Bayarkan rapelan upah lembur bagi awak mobil tangki yang selama ini dipekerjakan selama 12 jam sehari.
  13. Segera bayarkan reimbursement untuk biaya pengobatan dan perawatan yang telah dikeluarkan oleh crew AMT pada saat berobat akibat sakit atau insiden kecelakaan kerja.

Dari sejumlah tuntutan tersebut bila tidak terpenuhi, maka seluruh demonstran yang berada di Jalan Perak Barat No.277 Surabaya akan mengadakan aksi serupa dengan massa yang lebih besar dan akan terus memaksa tempat mereka bekerja memenuhi hak karyawannya. tom/gal

Check Also

Pengusaha Mengeluh ‘Gagal Panen’ saat Lebaran

JAKARTA | duta.co – Selama Ramadhan dan Lebaran 2017 ini terkesan tak ada gejolak kenaikan …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *