Friday , August 18 2017
Tampak wartawan Antara, Ricky Prayoga sedang diseret untuk kemudian hendak dibenturkan. (FT/IST)

Arogan! Acungkan Senjata, Sejumlah Oknum Brimob ‘Keroyok’ Wartawan Antara

SURABAYA | duta.co Tindakan arogan dan memalukan dilakukan sejumlah oknum Brimob terhadap wartawan Antara, Ricky Prayoga. Ironisnya, arogansi ini tetap saja dilakukan di depan kamera wartawan. Kini video aksi kekerasan tersebut menyebar luas di media sosial. Terlihat jelas, sejumlah oknum Brimob dengan leluasa mengeroyok Ricky Prayoga, dia diseret dengan keras oleh oknum Brimob berpakaian dinas. Bahkan terdengar saling adu mulut antara mereka.

Peristiwanya terjadi ketika Ricky hendak meliput kejuaraan bulu tangkis kelas dunia Indonesia Open Super Series di Jakarta Convention Centre (JCC), Minggu (18/6/2017). Saat itu hampir seluruh wartawan olahraga sedang konsentrasi liputan Indonesia Open yang sedang puncaknya dengan menggelar partai final sekitar pukul 15.00 wib.

Menurut Ricky, karena para pemain masih berlaga, maka, dirinya berniat menuju ATM untuk melakukan transaksi. “Nah, ketika dalam perjalanan menuju ATM, saya berjalan di belakang beberapa perempuan SPG (Sales Promotion Girl red.). Dan, bapak-bapak Brimob yang awalnya melihat SPG, mungkin secara tidak sengaja melihat saya. Ketika itu saya beradu pandang dengan salah satu petugas bernama Adam. Saya berusaha memalingkan pandangan, tapi ketika saya melihat lagi, dia masih melihat ke arah saya dengan mengikuti sampai berjarak beberapa langkah,” terang Ricky Minggu (18/6/2017).

Karena tidak enak, maka, Ricky bertanya apakah ada yang salah dengan dia sehingga anggota Brimob itu menatapnya tajam. Kali ada benda yang nempel di wajah atau bagaimana. “Namun bukan jawaban yang mengenakkan yang saya dapat. ‘Apa kau, ada undang-undangnya jangan melihat? Kalau tidak mau dilihat jangan jadi manusia’,” kata Ricky menirukan ucapan petugas bernama Adam itu.

Lalu terlibat perdebatan dan, tiba-tiba tiga petugas berusaha membanting Ricky. “Saya berusaha melepaskan diri dan menanyakan ‘apa maksudnya ini?’ Mereka bilang ‘amankan saja bikin onar ini orang melawan petugas’. Saya tanya melawan apa? Adam bilang ‘kau nantang-nantang petugas, kukokang juga kau’, sambil berusaha mengacungkan senjata laras panjangnya ke arah saya,” sambung dia.

Adam ketika itu berusaha membawa Ricky ke pos polisi. Namun hal itu ditolak dan Ricky mengamankan diri di Media Center di dalam gedung. Ironisnya lagi, di sana, seorang polisi lain dengan arogan menantangnya berkelahi di luar gedung dengan melepas atribut masing-masing. Akhirnya ada personel Brimob senior yang mendamaikan mereka. Namun, kata Ricky, Adam menyalami dia tanpa menatap matanya dan langsung pergi.

Aksi ini sempat terekam dan kini videonya telah viral di media sosial. “Ya saat itu di lokasi sudah ada beberapa kawan media yang sempat melihat dan memvideokan, ada dari Kumparan (Alan), Suara (Adi), Metrotvnews (Krisna), dan indosport (Zaenal),” jelasnya.

Dikonfirmasi terpisah oleh wartawan Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Rikwanto, sangat memperhatikan kasus itu. Polisi berjanji untuk segera meneruskan masalah tersebut kepada Brimob. Kalau sampai tidak terselesaikan, dikhawatirkan arogansi oknum Brimob ini akan mencoreng nama baik lembaga Brimob. Memalukan! (ud)

Check Also

2 Istri Nelayan Dapat Santunan Asuransi

PASURUAN | duta.co — Dua nelayan asal Kecamatan Kraton, Kabupaten Pasuruan, yakni Kosim (58), warga …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *